- Kolase tvOnenews.com / Instagram @betrandpetoputraonsu
Betrand Peto Tak Bisa Sembunyikan Rindu, Imlek Pertama Keluarga Sarwendah Tanpa Yeye
Betrand juga mengenang kebiasaan Yeye yang selalu membuat suasana Imlek menjadi meriah.
“Tahun ini kerasa beda karena enggak ada Yeye aja sih,” ucapnya lirih. Ia mengingat momen-momen sederhana bersama sang kakek, mulai dari melihat foto-foto hingga bernyanyi dan berjoget bersama.
Betran Peto Mengenang Yeye. (Sumber: YouTube Sambel Lalap)
“Cuma lihat foto-fotonya doang, kayak nyanyi sama dia, joget sama Yeye. Aku kemarin ada foto video joget sama Yeye,” kenangnya. Video dan foto tersebut tidak ia unggah ke media sosial, melainkan disimpan secara pribadi. “Enggak aku posting sih, tapi aku punya video nyanyi sama Yeye. Ini video di mobil sama Yeye. Eh, foto di mobil sama Yeye. Aku simpan di love. Terus juga ini. Aku simpan di love videonya,” katanya.
Betrand pun mengungkapkan keinginannya untuk mempelajari lagu-lagu yang dulu sering dinyanyikan Yeye.
“Yaps, rasanya pengin belajar deh lagu-lagu yang dia nyanyiin,” ujarnya.
Salah satu lagu yang diingatnya berjudul Wo Men Bu Yi Yang, lagu berbahasa Mandarin yang kerap dinyanyikan bersama sang kakek.
Diketahui, ayah Sarwendah, Hendrik Lo (Luo Chuong Cheng), meninggal dunia pada Sabtu, 19 Juli 2025, di usia 63 tahun.
Sejak kepergian Yeye, Betrand Peto menunjukkan duka mendalam dan berkomitmen untuk menjaga Sarwendah serta adik-adiknya, Thalia dan Thania, sepenuh hati.
Imlek tahun ini pun menjadi momen penuh rindu dan kenangan yang tak akan terlupakan bagi Betrand Peto dan keluarga.
(anf)