- Kolase tvOnenews.com / Instagram @betrandpetoputraonsu
Betrand Peto Tak Bisa Sembunyikan Rindu, Imlek Pertama Keluarga Sarwendah Tanpa Yeye
tvOnenews.com - Betrand Peto tak bisa menyembunyikan rasa rindunya saat menghadapi perayaan Tahun Baru Imlek pertama bersama keluarga Sarwendah tanpa kehadiran mendiang Yeye.
Betrand Peto mengaku perayaan Imlek tahun ini terasa berbeda dan jauh lebih emosional.
Betrand Peto menyebut momen Imlek 2026 menjadi salah satu perayaan paling berat yang harus dijalani keluarganya.
Betrand Peto dan Keluarga saat Tahun Baru Imlek 2025. (Sumber: Instagram @sarwendah29)
Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili jatuh pada hari Selasa, 17 Februari 2026. Berdasarkan kalender Tionghoa, tahun 2026 merupakan Tahun Kuda Api (Fire Horse).
Perayaan Imlek tahun ini menjadi yang pertama bagi keluarga besar Sarwendah tanpa sosok Yeye, ayah tercinta yang selama ini selalu membawa keceriaan dalam setiap momen kebersamaan.
Hal tersebut diungkapkan Betrand Peto saat ditemui awak media, seperti terlihat dalam unggahan YouTube Sambel Lalap pada 16 Februari 2026.
Dalam kesempatan itu, Betrand menjawab sejumlah pertanyaan seputar rencana perayaan Imlek tahun ini.
Dalam kesempatan itu, Betrand sempat ditanya mengenai tradisi keluarga Sarwendah dalam merayakan Imlek tahun ini.
Betrand Peto menjawab, “Tahun ini aku kurang tahu karena apa ya kira-kira tahun ini ya? Eh, pokoknya Bunda nge-chat kalau itu misalkan nanti bisa ngerayain Imlek bareng karena sambil ingat Yeye kan gitu.”
Ia pun mengaku senang karena masih bisa merayakan Imlek bersama keluarga Sarwendah, meski suasananya tak lagi sama.
“Jadi aku senang karena nanti bisa Imlek bareng gitu. Tapi aku juga pastinya, pastikan ini aku harus datang ke tempatnya Bunda dan juga pastinya aku bagi waktu sama ayah juga lah gitu,” lanjutnya.
Ketika ditanya apakah dirinya akan menyempatkan waktu untuk mampir ke rumah Sarwendah saat Imlek, Betrand dengan singkat menjawab, “Iya.”
Namun saat ditanya mengenai rencana khusus di rumah Sarwendah, ia mengaku belum mengetahuinya. “Enggak tahu,” ujarnya.
Perbincangan pun menjadi lebih emosional ketika awak media menyinggung soal Imlek pertama tanpa Yeye.
Dengan nada haru, Betrand Peto mengungkapkan kerinduannya. “Ya, aku kangen sih. Kalau ditanya aku kangen sama Ye. Kangen banget karena dia orang yang paling aku sayang juga,” tuturnya.
Betrand juga mengenang kebiasaan Yeye yang selalu membuat suasana Imlek menjadi meriah.
“Tahun ini kerasa beda karena enggak ada Yeye aja sih,” ucapnya lirih. Ia mengingat momen-momen sederhana bersama sang kakek, mulai dari melihat foto-foto hingga bernyanyi dan berjoget bersama.
Betran Peto Mengenang Yeye. (Sumber: YouTube Sambel Lalap)
“Cuma lihat foto-fotonya doang, kayak nyanyi sama dia, joget sama Yeye. Aku kemarin ada foto video joget sama Yeye,” kenangnya. Video dan foto tersebut tidak ia unggah ke media sosial, melainkan disimpan secara pribadi. “Enggak aku posting sih, tapi aku punya video nyanyi sama Yeye. Ini video di mobil sama Yeye. Eh, foto di mobil sama Yeye. Aku simpan di love. Terus juga ini. Aku simpan di love videonya,” katanya.
Betrand pun mengungkapkan keinginannya untuk mempelajari lagu-lagu yang dulu sering dinyanyikan Yeye.
“Yaps, rasanya pengin belajar deh lagu-lagu yang dia nyanyiin,” ujarnya.
Salah satu lagu yang diingatnya berjudul Wo Men Bu Yi Yang, lagu berbahasa Mandarin yang kerap dinyanyikan bersama sang kakek.
Diketahui, ayah Sarwendah, Hendrik Lo (Luo Chuong Cheng), meninggal dunia pada Sabtu, 19 Juli 2025, di usia 63 tahun.
Sejak kepergian Yeye, Betrand Peto menunjukkan duka mendalam dan berkomitmen untuk menjaga Sarwendah serta adik-adiknya, Thalia dan Thania, sepenuh hati.
Imlek tahun ini pun menjadi momen penuh rindu dan kenangan yang tak akan terlupakan bagi Betrand Peto dan keluarga.
(anf)