- Kolase tvOnenews.com / YouTube Jeng Nimas / Instagram @betrandpetoputraonsu
Wejangan Jeng Nimas Usai Betrand Peto Sebut Lebih Diurus Ruben Onsu daripada Sarwendah di Acara TV
tvOnenews.com - Wejangan Jeng Nimas usai Betrand Peto menyebut dirinya lebih diurus Ruben Onsu daripada Sarwendah di acara TV.
Nama Betrand Peto kembali jadi perbincangan publik setelah menjawab pertanyaan perbedaan saat tinggal di rumah Sarwendah dulu dengan Ruben Onsu sekarang dianggap membandingkan perhatian kedua orang tuanya.
Ucapan Betrand Peto yang memicu reaksi beragam netizen ini menarik perhatian ahli tarot Jeng Nimas.
Wejangan Jeng Nimas Usai Betrand Peto Sebut Lebih Diurus Ruben Onsu daripada Sarwendah di Acara TV. (Sumber: YouTube Jeng Nimas)
Sejak Desember 2025, Betrand Peto memutuskan pindah dan tinggal bersama Ruben Onsu untuk menemani sang ayah angkat yang tinggal sendiri.
Dalam kesehariannya, ia disebut merasa lebih diperhatikan, terutama dalam hal kebutuhan penampilan seperti pakaian untuk syuting dan manggung.
Meski kini tinggal terpisah dengan Sarwendah, hubungan keluarga disebut tetap berjalan baik karena Ruben dan Sarwendah masih menjaga komunikasi dan bekerja sama mengurus anak-anak.
Pernyataan tersebut mencuat setelah Betrand hadir sebagai bintang tamu di acara Pagi Pagi Ambyar pada 12 Februari 2026.
Acara yang dipandu oleh King Nassar, Caren Delano, Dewi Perssik, dan Rian Ibram itu langsung memantik perbincangan luas di media sosial.
Melihat polemik yang berkembang, ahli tarot Jeng Nimas mencoba menjawab rasa penasaran publik melalui terawangan kartu tarot yang diunggah di kanal YouTube pribadinya.
Ia mempertanyakan alasan di balik keberanian Betrand mengungkap perbedaan perlakuan orang tuanya di tayangan televisi, mengingat posisinya yang kini sudah dewasa dan ucapannya berpotensi menyebar luas.
Dalam terawangannya, kartu yang muncul adalah Workaholic. Jeng Nimas menilai kondisi Sarwendah saat ini tidak lagi sama seperti dulu.
“Workaholic. Seperti yang saya bilang tadi, bundanya sibuk bekerja. Dengan begitu, tidak bisa seperti dulu lagi,” ujarnya.
Menurut Jeng Nimas, ketika dulu Sarwendah masih bisa fokus penuh pada rumah tangga, hal-hal kecil dalam keseharian anak-anak lebih mudah terpantau. Namun situasinya kini berubah.
“Kalau dulu memperhatikan hal-hal yang kecil dari kegiatan anak-anaknya, nah sekarang ini pikirannya sudah bercabang-cabang. Jadi ada yang akan tersisihkan dari perhatian Sarwendah ini,” jelasnya.