- Sustaination
Deretan Gurita Bisnis Penting Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP yang Status Paspor Anaknya Dianggap Masih WNI
Jakarta, tvOnenews.com - Kasus kontroversi alumni penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas terus menjadi sorotan publik.
Belakangan ini, Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) Kementerian Hukum (Kemenkum) ikut menyoroti kasus Dwi Sasetyaningtyas. Perhatian itu menyikapi ucapan kontroversi "cukup aku aja yang WNI, anakku jangan".
Dirjen AHU Kemenkum, Widodo tentu menyikapi kasus tersebut. Pihaknya memastikan status anak alumni penerima beasiswa LPDP itu masih Warga Negara Indonesia (WNI).
Widodo menjelaskan alasan anak Dwi Sasetyaningtyas masih berstatus WNI. Meski ada paspor warga negara asing (WNA) Inggris, status WNI anak Tyas masih melekat dipengaruhi oleh kedua orang tuanya.
"Kedua orang tuanya sampai saat ini (Dwi Sasetyaningtyas dan Arya Irwantoro) masih Warga Negara Indonesia. Kalau dua WNI memiliki keturunan, tentu anaknya masih anak Indonesia gitu," kata Widodo dilansir dari kanal youTube resmi Ditjen AHU Kemenkum, Sabtu (28/2/2026).
Ketentuan ini telah tertuang dalam peraturan perundang-undangan. Kata Widodo, Indonesia berpegang pada prinsip kewarganegaraan tunggal didasari oleh garis keturunan.
Di balik itu semua, publik kerap menyoroti seputar hal lain dari Tyas, mulai dari latar belakang sebagai Awardee LPDP hingga gurita bisnis yang rentan terdampak kontroversi tersebut.
3 Bisnis Penting Dwi Sasetyaningtyas setelah Menjadi Awardee LPDP
- Instagram @sasetyaningtyas
1. Sustaination
Tyas mendirikan Suustaination pada 2018. Bisnis ini menjadi hal utama dipopulerkan alumni LPDP tersebut.
Sustaination merupakan wadah atau platform e-commerce menyediakan banyak produk ramah lingkungan. Pergerakan komunitas ini tentu menyasar pada bidang gaya hidup berkelanjutan (sustainable living).
Kehadiran Sustaination terus mendongkrak masyarakat Indonesia memiliki gaya hidup minim sampah atau zero waste.
Caranya bagaimana? Sustaination memiliki sejumlah kegiatan utama, mulai dari berbagi tips mengelola dan memilah sampah rumah tangga hingga terus mendalami seputar informasi isu-isu lingkungan terbaru.
Di tengah kegiatan utama tersebut, Sustaination membuka toko daring. Platform ini menjual sejumlah barang yang ramah lingkungan, seperti peralatan makan pakai ulang, produk perawatan tubuh alami, hingga pembalut kain.
Hingga kini, Sustaination telah berhasil bekerja sama dengan sejumlah pihak. Sasaran kerja sama platform tersebut, misalnya pengrajin dan UMKM lokal demi menciptakan produk ramah lingkungan dan gaya hidup hijau.