- Kolase tvOnenews.com / YouTube Dedi Mulyadi
Dipanggil Dedi Mulyadi, Vina Cirebon Ungkap Pernah Dipukul Saat Tolak Melayani Suami
tvOnenews.com - Dedi Mulyadi kembali menyoroti kasus yang menimpa Vina, perempuan asal Cirebon yang sebelumnya mengaku menjadi korban dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan modus “pengantin pesanan” di China.
Dalam pertemuan yang difasilitasi langsung oleh Dedi Mulyadi, Vina mengungkap pengalaman pahitnya selama tinggal bersama suaminya di negeri tersebut.
Kasus Vina sendiri sempat menjadi perhatian publik sejak awal Maret 2026. Perempuan asal Desa Gombang, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon itu mengaku disekap dan mengalami kekerasan setelah dinikahkan dengan seorang warga negara China.
Vina Cirebon Dipanggil Dedi Mulyadi. (Sumber: YouTube Dedi Mulyadi)
Vina juga menyebut paspornya sempat ditahan sehingga tidak bisa kembali ke Indonesia. Dalam kondisi tertekan, ia kemudian melakukan panggilan video dengan Dedi Mulyadi untuk meminta pertolongan agar dapat dipulangkan.
Tak lama setelah kasus itu viral, pemerintah bersama sejumlah pihak akhirnya berhasil memulangkan Vina ke Indonesia.
Namun beberapa waktu kemudian, mantan mertua Vina dari China justru datang ke kediaman Dedi Mulyadi untuk memberikan klarifikasi terkait tudingan yang beredar.
Setelah mendengar penjelasan dari pihak mantan mertua, Dedi Mulyadi menilai bahwa mereka memiliki niat baik. Meski begitu, sebagai Gubernur Jawa Barat, ia tidak ingin hanya mendengar satu sisi cerita.
Karena itu, dalam unggahan di kanal YouTube pribadinya pada 17 Maret 2026, Dedi Mulyadi mempertemukan langsung Vina dengan mantan mertuanya untuk mencari kejelasan dari kedua pihak.
Dalam pertemuan tersebut, mantan mertua Vina menyampaikan bahwa sebenarnya mereka sempat berencana mengantarkan Vina pulang ke Indonesia.
“Emang dia udah ada omongan, Pak, katanya kalau misalnya kayak Idul Fitri dia mau pengin mengantar pulang. Dia sudah ada omongan begitu,” ujar mantan mertua Vina melalui penerjemah.
Penerjemah juga menambahkan bahwa pihak keluarga suami sebenarnya terbuka jika Vina memiliki keluhan.
“Kalau misalnya ada apa-apa, misalnya ada keluhan apa, dianya tuh bisa ngebantu. Ngomong baik-baik,” kata penerjemah.
Mendengar penjelasan tersebut, Dedi Mulyadi kemudian mengingat percakapan sebelumnya saat ia berkomunikasi dengan Vina ketika masih berada di China.