- tangkapan layar YouTube KANG DEDI MULYADI CHANEL
Marak Anak Bawa Motor, Dedi Mulyadi Ancam Tak Naik Kelas dan Wajibkan Orangtua Teken Perjanjian
Sebagai tindak lanjut, ia bahkan berencana mendatangi sekolah anak tersebut dan meminta seluruh orangtua menandatangani surat pernyataan.
- tangkapan layar YouTube KANG DEDI MULYADI CHANEL
Isi perjanjian itu menegaskan bahwa orangtua tidak akan lagi mengizinkan anak mereka membawa kendaraan bermotor sebelum waktunya.
"Nanti saya mau hari Senin saya ke sekolahnya. Nanti semua orangtuanya tanda tangan, surat pernyataan tidak akan lagi membiarkan anaknya naik motor. Belum waktunya," kata Dedi Mulyadi
Selain memberikan teguran, Dedi Mulyadi juga menyampaikan risiko besar dari tindakan tersebut, seperti kecelakaan dan cedera. Ia mengingatkan bahwa kelalaian bisa berdampak tidak hanya pada anak, tetapi juga membuat orangtua merasa sedih.
Dalam penindakannya, KDM juga meminta agar anak-anak tersebut juga diamankan dan meminta agar orangtuanya datang untuk menjemput.
"Kasihin aja motornya suruh (orangtua) diambil anaknya," titah KDM kepada staf yang bertugas.
Di akhir, Dedi Mulyadi juga memberikan edukasi kepada anak bahwa untuk dapat mengendarai sepeda motor, seseorang harus memenuhi syarat, termasuk memiliki SIM dan menggunakan perlengkapan keselamatan seperti helm.
Ia berharap anak-anak di Jawa Barat dapat tumbuh menjadi generasi yang disiplin, taat aturan, dan mengutamakan keselamatan.
(nka)