Sempat Diingatkan Gubernur Dedi Mulyadi, Penyapu Koin di Jembatan Sewo Tertabrak Mobil Elf saat Arus Balik
- Istimewa
Subang, tvOnenews.com - Tradisi penyapu koin di Jembatan Sewo, di jalur Pantura perbatasan Subang-Indramayu sempat mendapat perhatian keras dari Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi.
Imbauan dari Dedi Mulyadi tampak tak berjalan efektif. Terkini, seorang penyapu koin tertabrak sebuah mobil Isuzu Series Elf berwarna silver saat periode arus balik Lebaran 2026.
Berdasarkan video yang beredar, insiden penyapu koi ditabrak mobil elf di Jembatan Sewo pada Selasa (24/3/2026), sekitar pukul 17.40 WIB.
Saksi mata berpendapat sopir kagok mengendarai mobil elf tersebut. Itu terjadi saat melintasi di mana ratusan penyapu koin berjejeran di pinggir jalan dari sebelum dan setelah Jembatan Sewo.
- Istimewa
Sang sopir pun membanting stir mobil. Akibatnya, seorang penyapu koin mengenakan pakaian warna hitam tertabrak saat mobil elf tidak terkendali.
Laka tersebut membuat mobil elf itu naik ke atas trotoar. Sementara, penyapu koin yang menjadi korban laka mengalami luka-luka dan langsung diamankan oleh polisi.
Kecelakaan tersebut menyebabkan arus lalu lintas mengalami kemacetan dan melamban dari dua sisi jalur Pantura.
Momen Dedi Mulyadi Bubarkan Penyapu Koin di Jembatan Sewo
- Instagram/@dedimulyadi71
Sebelumnya, tradisi sapu koin di Jembatan Sewo telah terjadi saat memasuki periode arus mudik Lebaran 2026.
Saat itu KDM sapaan akrabnya, sidak para penyapu koin. Dalam kunjungannya, Gubernur Jabar tersebut tak segan menertibkan ratusan warga yang menjalani tradisi sapu koin di jalur Pantura.
Menurut mantan Bupati Purwakarta itu, aktivitas sapu koin mengganggu kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Selain itu, kegiatan menyapu koin juga membahayakan para pemudik dan pengendara yang melewati jalur Pantura.
KDM berharap ratusan warga membubarkan diri. Ia bahkan memarahi mereka yang tetap melakukan tradisi sapu koin.
"Ini para pencari koin nih. Mau Lebaran di pinggir jalan cari koin, panas dan berbahaya. Sekarang pulang ke rumahnya masing-masing, jangan lain memungut koin," tegas Dedi Mulyadi, Rabu (18/3/2026).
Load more