news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur Sherly Tjoanda dan Bocah Ternate.
Sumber :
  • Instagram/s_tjo

Gubernur Sherly Tjoanda Turun Tangan Saat Tahu Ada Bocah Ternate Dibully karena Jago Bahasa Inggris

Bocah Ternate dibully karena jago bahasa Inggris, Gubernur Sherly Tjoanda turun tangan beri dukungan dan motivasi agar tetap percaya diri.
Jumat, 27 Maret 2026 - 19:33 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Kasus perundungan atau bullying menjadi sorotan publik, kali ini menimpa seorang bocah di Kota Ternate yang justru memiliki kemampuan membanggakan.

Bocah bernama Altaf tersebut mengalami perundungan hanya karena fasih berbicara dalam bahasa Inggris, sebuah kemampuan yang seharusnya diapresiasi.

Peristiwa ini mencuat setelah seorang ibu menyampaikan curahan hatinya secara langsung kepada Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda.

Sang ibu mengungkapkan bahwa anaknya kerap dirundung oleh teman-temannya karena kebiasaannya berbicara menggunakan bahasa Inggris, terutama saat berinteraksi dengan turis asing di Ternate.

Menurut penuturan sang ibu, Altaf memang memiliki minat besar terhadap bahasa Inggris.

Ia bahkan sering berlatih dengan berbicara langsung kepada wisatawan asing yang datang ke daerahnya.

Aktivitas tersebut tidak hanya meningkatkan kemampuan bahasa Altaf, tetapi juga membuat kontennya di media sosial kerap masuk halaman rekomendasi.

Namun, alih-alih mendapat dukungan dari lingkungan sekitar, Altaf justru menjadi sasaran ejekan.

Sherly Tjoanda
Sumber :
  • Instagram/s_tjo

Teman-temannya menyebutnya “sok” karena menggunakan bahasa Inggris, bahkan menganggapnya tidak sesuai dengan identitas sebagai orang Ternate.

“They say, why do you learn English you are Ternate people, why do you learn English so? Maybe just that but they always repeat it over and over,” kata Altaf.

Perundungan yang dialami Altaf ini menjadi perhatian serius, karena dapat berdampak pada kepercayaan diri dan perkembangan mental anak.

Menanggapi hal tersebut, Sherly Tjoanda langsung mengambil langkah cepat. Ia mengundang Altaf secara pribadi untuk datang ke kediamannya.

Momen pertemuan ini kemudian dibagikan melalui akun Instagram pribadinya, yang langsung menarik perhatian publik.

Dalam pertemuan tersebut, suasana terlihat hangat dan penuh keakraban. Altaf menyapa dengan sopan, mencium tangan gubernur, dan memperkenalkan diri.

Keduanya kemudian duduk bersama dan berbincang santai.

Menariknya, percakapan antara Sherly dan Altaf dilakukan dalam bahasa Inggris. Hal ini menjadi bukti nyata kemampuan Altaf yang memang sudah cukup baik di usia muda.

Dalam obrolan tersebut, Sherly Tjoanda menanyakan alasan Altaf menyukai bahasa Inggris.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Dengan percaya diri, Altaf menjawab bahwa ia senang berbicara dengan turis asing.

Ia juga mengungkapkan cita-citanya untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri, tepatnya di Spanyol.

Selain ingin belajar, Altaf juga ingin menyaksikan langsung pertandingan sepak bola di negara tersebut.

Percakapan yang awalnya santai kemudian berubah menjadi lebih serius ketika Sherly menanyakan soal perundungan yang dialami Altaf.

Bocah tersebut mengakui bahwa ia sering diejek karena belajar bahasa Inggris, bahkan perkataan tersebut terus diulang oleh teman-temannya.

Mendengar hal itu, Sherly Tjoanda memberikan dukungan penuh kepada Altaf. Ia menegaskan bahwa apa yang dilakukan Altaf adalah hal positif dan patut dibanggakan.

“You learning by yourself to have the ability of speak English. What you have right now, i’m so proud of you,” ucap Sherly.

Sherly juga memberikan pesan penting agar Altaf tidak mempedulikan komentar negatif dari orang lain. Menurutnya, gangguan seperti itu tidak perlu ditanggapi karena tidak memberikan manfaat.

“So keep doing what you’re doing, keep learning English, and then just ignore them,” tegas Sherly.

Ia bahkan secara tegas menyampaikan pesan kepada masyarakat, khususnya anak-anak, agar tidak melakukan bullying terhadap siapa pun yang memiliki kelebihan, termasuk kemampuan berbahasa Inggris.

“Buat kalian yang nggak suka belajar bahasa Inggris, atau tidak bisa bahasa Inggris jangan mem-bully yang bisa. Dan, kalau kalian yang sedang belajar bahasa Inggris dan merasa di-bully sama teman kalian karena berbicara bahasa Inggris sendiri just ignore them,” tegas Sherly.

Menurut Sherly, belajar bahasa asing merupakan investasi masa depan yang sangat berharga.

Kemampuan tersebut bisa membuka banyak peluang, baik dalam pendidikan maupun karier.

Langkah cepat yang diambil Sherly Tjoanda mendapat banyak apresiasi dari publik.

Tidak hanya menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat, tetapi juga memberikan contoh nyata bagaimana seorang pemimpin hadir untuk melindungi generasi muda. (adk)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:43
01:51
03:52
00:58
02:11
02:23

Viral