- YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL
Gubernur Dedi Mulyadi Sulap KUA Jadi Estetik, Ubah Mindset Anak Muda Pilih Nikah Sederhana Bebas Utang
Ia juga menyoroti beban yang harus ditanggung oleh perempuan dalam kondisi tersebut.
Mulai dari beban setelah pernikahan, kehamilan, melahirkan, hingga mengurus anak seorang diri ketika terjadi perceraian.
Sebagai solusi, Dedi Mulyadi berinisiatif menjadikan KUA sebagai tempat pernikahan yang tidak hanya sederhana, tetapi juga estetik dan layak secara visual.
Ia ingin menghapus stigma bahwa menikah di KUA terkesan kurang menarik atau memalukan.
“Nanti saya sumbang baju pengantin. Jadi yang menikah di sini boleh pakai baju pengantin yang ada," ujarnya.
Selain itu, ia juga berencana menata ulang ruangan balai nikah agar terlihat lebih modern, nyaman, dan Instagramable, sehingga dapat menarik minat generasi muda untuk menikah secara sederhana.
"Kita cobalah nanti ruangan ini kita tata secara estetik Menjadi ruangan nikah yang memadai,” pungkasnya.
Langkah ini diharapkan dapat mengubah pola pikir masyarakat, khususnya anak muda, bahwa pernikahan tidak harus identik dengan pesta mewah dan biaya besar.
Dengan fasilitas yang lebih baik di KUA, pasangan tetap bisa menjalani momen sakral tanpa tekanan finansial.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Dedi Mulyadi juga memberikan bantuan sebesar Rp10 juta untuk meningkatkan daya listrik di KUA tersebut.
Bantuan ini menjadi langkah awal dalam mewujudkan fasilitas yang lebih representatif.
Upaya ini menjadi bagian dari gerakan yang lebih luas untuk mengedukasi masyarakat agar lebih bijak dalam merencanakan pernikahan, sekaligus mendorong terciptanya keluarga yang lebih siap secara ekonomi dan mental. (adk)