news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Respons Video Teteh Cantik yang Minta Tolong saat Berwisata Curug, Gubernur Dedi Mulyadi Jelaskan Alasan Belum Bangun Akses.
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com /Instagram dedi mulyadi

Respons Video Teteh Cantik yang Minta Tolong saat Berwisata Curug, Gubernur Dedi Mulyadi Jelaskan Alasan Belum Bangun Akses

Viral video teteh cantik yang minta tolong saat berwisata ke Curug. Kang Dedi Mulyadi langsung meresponsnya melalui akun instagramnya.
Senin, 20 April 2026 - 15:12 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta,tvonenews.com- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi merespons video teteh cantik yang meminta tolong dan solusi agar mudah menikmati keindahan wisata Curug di media sosial (Medsos).

Dalam video tersebut, Dedi Mulyadi ingin membantu Teteh Cantik yang tengah berkunjung ke tempat wisata Curug Pelangi, Cimahi. Namun memiliki pertimbangan untuk memberikan dua solusi, tapi ada satu yang bisa.

Menurut Dedi yang disapa KDM itu, bantuan yang efektif bisa diambil contoh dari negara Cina yang menyediakan Lift.

Respons Video Teteh Cantik yang Minta Tolong saat Berwisata Curug, Gubernur Dedi Mulyadi Jelaskan Alasan Belum Bangun Akses
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com /Instagram dedi mulyadi

Namun hal tersebut belum bisa direalisasikan karena Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) kekurangan dana, dalam membangun lift sebagai fasilitas tempat wisata.

Penjelasannya tersebut disampaikan setelah mendengar, seorang perempuan yang meminta tolong, juga solusi. Supaya bisa dengan mudah naik ke atas Curug atau muncak melihat keindahan wisata di sana.

"Pak Dedi tolong pak, adain jasa  angkut gitu dari Curug (bawah) ke atas. Ini gimana tuh aku bisa turunnya gamoang tapi pas naiknya jauh banget, gimana ya pak," kata teteh cantik yang diunggah ulang Dedi Mulyadi di instagramnya, Senin (20/4).

Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

"teh di mana itu Curugnya, kalau disiapkan jasa angkutan dari bawah ke atas, nanti dibuatinn jalan, jalannya bisa rusak. Curugnya bisa kering, terus orang gadi nebang kayu." jawab Dedi merespons.

Dengan itu, KDM mengatakan kalau pembangunan fasilitas jalan maupun lift tentu tidak bisa secara sembarangan. Sebab efeknya bisa juga merusak alam.

KDM yang disapa juga Bapa Aing itu mengajak pakai jasa angkut orang, atau biasa disebut akod.

"ada sih yang kaya di Tiongkok, itu pakai lift, tapi Pemprov Jabar uangnya belum cukup untuk buat lift di situ, karena kita harus fokus bangun jalan, dan irigasi, sekolah, pasang listrikk dan banyak lain kebutuhannya," jawab KDM, mengisyaratkan pembangunan fasilitas tempat wisata.

Dengan menggendong seorang dibagian belakang biasa disebut orang sunda "Akod". Ini dinialai KDM juga perlu diperhatikan karena ada norma sosial yang menjaga kehormatan wanita.

"Kalau pakai jasa gendong, mungkin bisa tapi akan bertolakbelakang sama asas kepatutan," sambungnya.

"misalnya yang gendong cowo tapi teteh cewe kan nggal bisa, apalagi sudah punya suami. Ini perlu diperhatikan," pesan Dedi Mulyadi.(klw)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:18
01:49
04:22
02:39
00:59
03:27

Viral