- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Geram Lihat Tata Ruang Kota Bandung Semrawut, hingga Penghasilan Miliaran KDM dari YouTube
tvOnenews.com - Kabar mengenai Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi geram melihat tata ruang Kota Bandung yang semrawut.
Hingga, penghasilan Kang Dedi Mulyadi (KDM) dari membuat konten di kanal YouTube miliknya.
Kedua informasi tersebut menjadi berita Trend Terpopuler di tvOnenews.com pada Selasa, 21 April 2026. Simak rangkuman informasinya berikut ini.
- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Dedi Mulyadi Geram Lihat Tata Kota Bandung
Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tiba-tiba murka saat melihat tata ruang Kota Bandung.
Kang Dedi Mulyadi (KDM) tak habis pikir dan mempertanyakan konsep penataan ruang Kota Bandung lantaran dirinya melihat masih semrawut hingga banyak tumpukan sampah.
Saat memantau proses revitalisasi Gedung Sate-Lapangan Gasibu, ia menyoroti hal tersebut dan menanyakan kepada sejumlah jajaran dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Mulanya KDM memberikan arahan terkait konsep pembangunan infrastruktur di Kota Bandung, ia bertanya tentang proses waktu pengerjaan revitalisasi Gedung Sate-Gasibu.
Kemudian, Dedi menyinggung tentang kebersihan kepada jajaran Dinas dan kontraktor untuk memastikan pengerjaan revitalisasi ini tetap mengutamakan kebersihan.
Sebab, anggaran untuk para pekerja kontraktor diurus oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar.
“Tidak inefisien. Anggarannya efisien dari saya itu, tapi nanti jangan marah kalau saya temukan anggaran inefisien di tempat lain,” ujar Dedi Mulyadi.
Ketika melihat seorang pekerja menyuci mobil truk, Mantan Bupati Purwakarta ini memuji pekerja tersebut karena tetap menjaga kebersihan.
Simak berita selengkapnya: Pantau Revitalisasi Gedung Sate, KDM Murka Lihat Tata Ruang Kota Bandung Semrawut Imbas Banyak Tumpukan Sampah
- Antara
Penghasilan Miliaran KDM dari YouTube
Kang Dedi Mulyadi mendapat penghasilan puluhan miliar rupiah dari aktivitasnya sebagai konten kreator di kanal YouTube miliknya.
Penghasilan ini belum termasuk monetisasi dari media sosial lainnya yang dikelola tim Dedi Mulyadi untuk mendistribusikan kontennya.
KDM kerap menjadi perbincangan masyarakat lantaran sering menyelesaikan masalah warganya.
Tak jarang Dedi Mulyadi terjun langsung ke masyarakat untuk mendengar keluhan dan memberi bantuan.