news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Taksi Green SM.
Sumber :
  • Instagram @id.greensm

Siapa Pemilik Green SM? Taksi Listrik yang Terseret Tragedi Maut Kereta Api di Bekasi Timur

Siapa pemilik Green SM? Taksi listrik asal Vietnam ini jadi sorotan usai diduga terlibat kecelakaan kereta di Bekasi Timur. Ini profil lengkap dan sosok di baliknya.
Selasa, 28 April 2026 - 14:28 WIB
Reporter:
Editor :

Menurut data Forbes, kekayaan keluarga ini mencapai miliaran dolar AS, menjadikannya salah satu tokoh bisnis paling berpengaruh di Asia Tenggara.

Setelah sukses di Vietnam, Green SM mulai berekspansi ke pasar internasional, termasuk Indonesia pada akhir 2024. 

Kehadirannya langsung menarik perhatian karena membawa konsep taksi listrik 100 persen dengan armada VinFast.

Layanan ini menawarkan transportasi ramah lingkungan yang bebas emisi, minim suara, dan dilengkapi teknologi modern. 

Selain layanan transportasi, Green SM juga mengembangkan bisnis penyewaan kendaraan listrik untuk individu maupun perusahaan.

Menanggapi kecelakaan di Bekasi Timur, pihak Green SM Indonesia langsung memberikan klarifikasi resmi melalui media sosial.

“Green SM Indonesia menaruh perhatian penuh pada terjadinya insiden di area perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026, yang melibatkan satu kendaraan Green SM dan kereta yang melintas.”

“Kami telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang serta mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung.”

“Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami. Kami berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan yang tinggi melalui sistem operasional, pengawasan, serta peningkatan layanan secara berkelanjutan.”

Perusahaan juga menyatakan akan terus memberikan pembaruan informasi sesuai hasil investigasi resmi.

Kasus ini menjadi ujian besar bagi Green SM, terutama di Indonesia yang masih dalam tahap ekspansi.

Di satu sisi, mereka membawa inovasi transportasi berbasis listrik yang mendukung pengurangan emisi karbon. Namun di sisi lain, insiden ini menyoroti pentingnya aspek keselamatan, terutama di perlintasan sebidang.

Data dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia menunjukkan bahwa kecelakaan di perlintasan kereta masih sering terjadi akibat kombinasi faktor manusia dan infrastruktur.

Karena itu, ke depan perusahaan seperti Green SM dituntut tidak hanya fokus pada ekspansi bisnis, tetapi juga memperkuat sistem keamanan, pelatihan pengemudi, serta koordinasi dengan otoritas transportasi.

Kini, publik menunggu hasil investigasi resmi untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.

(tsy)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:12
01:37
03:36
02:04
05:17

Viral