- tvOnenews.com/Syifa Aulia
Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Bikin Gebrakan Pada Supir Angkot, hingga Tangis Ibu Pratama Arhan saat Putranya Wisuda
tvOnenews.com - Kabar mengenai gebrakan baru Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kepada supir angkot di Bandung.
Hingga, tangis ibunda Pratama Arhan seketika pecah saat putranya memberikan pidato kelulusan di acara wisuda.
Kedua informasi tersebut menjadi berita Trend Terpopuler di tvOnenews.com pada Rabu, 29 April 2026. Simak rangkuman beritanya berikut ini.
- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Gebrakan Dedi Mulyadi pada Supir Angkot
Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tiba-tiba memberi gebrakan baru pada supir angkot di Bandung.
Gebrakan ini untuk membuat jalanan Bandung lebih bersih dan bebas macet.
Hal ini disampaikan Kang Dedi Mulyadi (KDM) ketika Gubernur Jabar itu menaiki angkot menuju Gedung BI Perwakilan Jawa Barat.
Dalam perjalanan, KDM berbincang-bincang dengan supir angkot yang ia tumpangi bernama Ki Iping.
Walaupun usianya sudah 70 tahun, Ki Iping masih semangat untuk menjalani profesinya sebagai supir angkot.
Namun, Ki Iping pun curhat kepada Dedi Mulyadi mengenai susahnya mencari penumpang akhir-akhir ini.
Mendengar keluhan Ki Iping, Dedi Mulyadi kemudian membuat gebrakan yaitu merekrut supir angkot untuk melayani trayek ke Lembang untuk membantu proses pengangkutan sampah di jalanan Bandung.
Simak berita selengkapnya: Lagi-lagi Dedi Mulyadi Bikin Gebrakan kerahkan Supir Angkot agar Jalanan Kota Bandung
- Teguh Joko Sutrisno/tvOne
Tangis Ibunda Pratama Arhan
Pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan kini akhirnya menyandang gelar sarjana. Momen wisudanya dibalut dengan suasana kebahagiaan dan haru.
Dalam acara wisudanya, Pratama Arhan menyampaikan pesan menyentuh untuk sang ayah yang telah tiada, momen tersebut seketika menggetarkan suasana.
Tak hanya publik yang tersentuh, reaksi sang ibunda turut menjadi sorotan. Ia tak kuasa menahan air mata saat menyaksikan pidato anaknya di panggung wisuda.
Tangisnya seolah menjadi simbol perjalanan panjang penuh perjuangan, kehilangan, sekaligus kebanggaan atas pencapaian sang putra yang resmi menyandang gelar sarjana.
Dengan suara bergetar, ia mengenang sosok ayahnya semasa hidup yang selalu menanyakan kapan ia akan lulus.
Simak berita selengkapnya: Tangis Ibunda Pecah Saat Pidato Pratama Arhan di Wisuda: Pak Sekarang Saya Sudah Jadi Sarjana, tapi Bapak Gak Bisa Menyaksikan
(kmr)