news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di acara Milangkala Tatar Sunda di Sumedang, Sabtu (2/5/2026)..
Sumber :
  • Ilham Nugraha-Antara

Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda, sebenarnya peringatan apa itu? Simak penjelasan sejarawan berikut ini.
Senin, 4 Mei 2026 - 00:01 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Hari Tatar Sunda merupakan peringatan baru yang resmi ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai upaya menghidupkan kembali nilai-nilai budaya Sunda. 

Peringatan ini jatuh setiap tanggal 18 Mei dan akan menjadi agenda rutin tahunan yang dikenal dengan nama Milangkala Tatar Sunda.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menjelaskan bahwa peringatan ini tidak sekadar seremoni, tetapi menjadi tonggak penting dalam membangun kembali jati diri masyarakat Jawa Barat.

“Kegiatan ini (Minangkala Tatar Sunda) rutin. Makanya lahirlah yang disebut dengan Milangkala Tatar Sunda. Nanti ditetapkannya kan dalam pergub, sudah persetujuan Mendagri tanggal 18 Mei,” ujarnya.

Gubernur Dedi Mulyadi Tetapkan Sumedang sebagai Titik Awal Milangkala Tatar Sunda
Sumber :
  • jabarprov

Penetapan Hari Tatar Sunda telah diformalkan melalui Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Hari Tatar Sunda. 

Dengan dasar hukum tersebut, peringatan ini memiliki peran strategis dalam memperkuat identitas budaya di tengah perkembangan zaman.

Makna Hari Tatar Sunda

Secara bahasa, “tatar” berasal dari bahasa Sunda kuno yang berarti tanah atau wilayah tempat tinggal. 

Oleh karena itu, Hari Tatar Sunda dapat dimaknai sebagai hari untuk merayakan tanah, budaya, serta kehidupan masyarakat Sunda.

Peringatan ini bertujuan untuk mengembalikan jati diri warga Jawa Barat, memperkuat nilai-nilai budaya, serta mengajak masyarakat kembali pada akar tradisi leluhur. 

Selain itu, Hari Tatar Sunda juga menjadi pengingat pentingnya menjaga warisan budaya agar tetap hidup di generasi masa kini.

Sejumlah pengawal mengiringi kereta kencana yang membawa Mahkota Binokasih pada acara Milangkala Tatar Sunda di Sumedang, Kabupaten Bandung, pada Sabtu (2/5/2026).
Sumber :
  • ANTARA/Ilham Nugraha

Sejarah Penetapan 18 Mei

Penetapan tanggal 18 Mei bukan tanpa alasan. Berdasarkan kajian sejarah yang disampaikan oleh peneliti sejarah sekaligus Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad) Nina Herlina, tanggal tersebut merujuk pada peristiwa penting dalam sejarah Sunda.

Pada 18 Mei 669 Masehi, Maharaja Tarusbawa mengganti nama Kerajaan Tarumanegara menjadi Kerajaan Sunda. 

Peristiwa ini dianggap sebagai awal lahirnya Tatar Sunda, yang kemudian dijadikan dasar penetapan hari peringatannya.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:19
00:56
01:17
00:47
01:51
01:23

Viral