news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat.
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Dedi Mulyadi Soroti Serius Kerusakan Alam Bogor, Perubahan Tata Ruang Picu Dampak Meluas hingga Jakarta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, akhirnya angkat bicara terkait kondisi lingkungan di Kabupaten Bogor yang kian memprihatinkan. Tata ruang jadi sorotan utama.
Selasa, 5 Mei 2026 - 11:39 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Gubernur Jawa BaratDedi Mulyadi, akhirnya angkat bicara terkait kondisi lingkungan di Kabupaten Bogor yang kian memprihatinkan.

Ia merespons langsung keluhan warga soal erosi Sungai Cipamingkis yang semakin parah akibat curah hujan tinggi.

Keluhan itu sebelumnya disampaikan oleh seorang warga melalui video yang viral di media sosial, yang meminta perhatian pemerintah terhadap ancaman longsor dan kerusakan alam yang terus meluas.

Gubernur Dedi Mulyadi Tetapkan Sumedang sebagai Titik Awal Milangkala Tatar Sunda
Sumber :
  • jabarprov

“Pak Dedi coba ini pak Dedi tolong atensinya. Kita semakin terancam oleh erosinya ini air sungai kali Cipamingkis yang semakin hari semakin curah hujan tinggi terus semakin erosi,” ujar warga tersebut.

Menanggapi hal itu, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa bencana yang kini sering terjadi di Bogor bukanlah kejadian semata, melainkan dampak dari perubahan tata ruang yang tidak terkendali.

Menurutnya, banyak kawasan hijau yang seharusnya menjadi resapan air justru dialihfungsikan menjadi area pembangunan, termasuk perumahan di wilayah perbukitan.

Hal ini membuat fungsi alam sebagai penahan air dan longsor menjadi terganggu.

Ia menilai, perubahan tata ruang yang terjadi pada masa lalu memberikan dampak besar terhadap meningkatnya risiko bencana di wilayah tersebut.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Syifa Aulia

“Bogor hari ini banyak banjir, longsor, itu disebabkan karena perubahan tata ruang di Kabupaten Bogor, lahan-lahan hijau yang harusnya jadi resapan air menjadi area penahan longsor perbukitan itu dirubah tata ruangnya dan sangat luas yang dirubah pada perubahan tata ruang yang terdahulu,” jelas KDM.

Tak hanya itu, Dedi juga menyoroti kawasan Sukamakmur yang kini mengalami perubahan signifikan.

Banyak perbukitan yang telah beralih fungsi menjadi permukiman, sehingga memicu meluapnya aliran sungai serta longsor di sejumlah titik.

"Daerah Sukamakmur itu juga saya lihat banyak perbukitan yang berubah jadi perumahan, memiliki dampak yang cukup luas pada meluapnya aliran sungai, longsor di beberapa titik dan banjir di area hilir, sambungnya.

Menurutnya, dampak dari kerusakan lingkungan di Bogor tidak hanya dirasakan oleh warga setempat.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • jabarprov.go.id

Wilayah ini memiliki peran penting sebagai penyangga bagi daerah lain seperti Bekasi, Karawang, hingga Jakarta.

Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk tidak lagi menjadikan Bogor sebagai objek eksploitasi tanpa mempertimbangkan aspek keselamatan dan kelestarian lingkungan.

"Yuk kita bersama-sama jaga wilayah Bogor, jangan hanya menjadi pusat eksploitasi berbagai kepentingan dengan mengenyampingkan aspek keselamatan dan keasrian alam," tegas Dedi Mulyadi.

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini tengah berupaya mengembalikan tata ruang Bogor agar fungsi ekologisnya bisa pulih.

Fokus utama diarahkan pada penyelamatan kawasan pegunungan, aliran sungai, serta danau.

Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Upaya ini diharapkan mampu mengurangi risiko bencana yang terus berulang sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.

Pernyataan Dedi Mulyadi pun langsung mendapat beragam respons dari warga. Banyak yang mengaku prihatin dengan kondisi Bogor saat ini yang semakin rawan banjir dan longsor.

“Sedih banget pak di Bogor dulu hampir tidak ada bencana tp sekarang di Bogor pun banjir, longsor di setiap hujan,” tulis salah satu warganet.

Sebagian lainnya bahkan mendesak pemerintah untuk mengambil langkah lebih tegas, termasuk menutup aktivitas tambang yang dinilai memperparah kerusakan alam.

"Penutupan tambang di daerah Bogor oleh KDM, semata-mata untuk keselamatan kita semua bukan cuma yang ada di Jawa Barat tapi juga di Jakarta," tulis @andxx.

"Tutup permanen Tambang di Bogor Barat pak," tulis @ambonxxx.

Dedi pun menegaskan bahwa menjaga Bogor bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat.

“Bogor untuk semua, bukan hanya untuk warganya,” tutupnya. (asl)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:35
02:50
04:42
00:59
01:38
05:04

Viral