news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Korban Pelecehan Ponpes.
Sumber :
  • tvOnenews.com - Angelia Nafriana

Santriwati Bongkar Awal Mula Terjadi Pelecehan di Ponpes Pati, Sebut Pelaku Tidurnya Sering Pindah-pindah

​​​​​​​Santriwati bongkar awal dugaan pelecehan di Ponpes Pati oleh pelaku, termasuk kebiasaan pelaku yang disebut sering pindah tidur. Simak ceritanya!
Minggu, 10 Mei 2026 - 10:03 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Kasus dugaan pelecehan seksual di sebuah ponpes di Pati kembali menghebohkan publik setelah seorang santriwati membongkar cerita awal mula kejadian yang dialaminya. Pengakuan korban soal sosok oknum yang disebut sering tidur berpindah-pindah di area pondok.

Cerita itu muncul dalam podcast milik Denny Sumargo yang tayang pada 7 Mei 2026. Dalam perbincangan tersebut, santriwati bernama samaran Tari mengungkap bagaimana suasana di ponpes pada awal dirinya mondok hingga akhirnya mulai muncul dugaan perlakuan tidak senonoh dari oknum yang mengaku sebagai kiai.

Diketahui, kasus ini menyeret tersangka berinisial AS (51), pendiri sekaligus pengasuh pondok pesantren tersebut.

 AS ditangkap Polresta Pati di Wonogiri pada 7 Mei 2026 setelah sempat berpindah-pindah kota. Berdasarkan laporan terbaru, tersangka disebut telah mengakui seluruh perbuatannya.

Korban dalam kasus ini diduga mencapai puluhan santriwati yang sebagian besar masih duduk di bangku SMP dan SMA. Modus yang disebut digunakan pelaku ialah dalih “terapi batin” hingga ancaman putus berkah ilmu.

Dalam podcast tersebut, ayah dari Tari juga ikut hadir memberikan keterangan terkait apa yang dialami anaknya selama berada di lingkungan pesantren.

“Kan pernah beberapa waktu itu Bapak sering dipanggil ke pesantren. Terus bilangnya disuruh nemenin tidur aja kok gak mau, gitu kan. Pak Kyai bilangnya gitu,” ujar Tari.

“Terus kan Bapak sama Ibu itu tanya maksudnya temani tidur itu gimana gitu. Terus saya jelasin semua kejadian yang saya alami,” sambung Tari.

Saat berbincang dengan Denny Sumargo, Tari mengaku mulai masuk pesantren sekitar tahun 2016 hingga 2017.

“Kamu masuk pesantren itu tahun berapa?” tanya Denny Sumargo.

“Saya masuk pesantren itu 2016/2017,” jawab Tari.

“Umur berapa waktu itu?” tanya Denny lagi.

“Waktu itu lulus SD, 14. Kalau sekarang umur 20,” jawab Tari.

Tari mengatakan, selama beberapa tahun pertama dirinya merasa tidak ada hal aneh di lingkungan pondok pesantren tersebut.

“Pas kamu masuk itu apa yang terjadi? Baik-baik aja semuanya atau gimana?” tanya Denny Sumargo.

“Awal mula masuk ya baik-baik aja seperti biasa. Dulu kan santrinya sedikit cuma puluhan orang. Santri sama santriwatinya cuma 10 orang. Terus selama berkembangnya waktu itu santrinya mulai banyak. Pondoknya juga pesat gitu perkembangannya. Tapi pas kelas 9 itu awal mula kejadian itu,” jelas Tari.

“Pas kelas 9 berapa tahun setelah kamu sudah di pesantren itu?” tanya Denny Sumargo.

“Udah 3 tahun,” jawab Tari.

“Berarti selama 3 tahun enggak ada apa-apa nih. Kamu sudah kenal sama kiai oknum ya? Ini AS ini kamu kenal dari pertama masuk baik dia?” tanya Denny.

“Baik,” jawab Tari.

“Enggak ada macam-macam?” tanya Denny lagi.

“Mula-mula enggak ada,” jawab Tari.

Menurut pengakuannya, interaksi dengan sosok oknum tersebut juga tidak terlalu sering terjadi.

“Jadi kamu sering interaksi ya ada ngobrol gitu-gitu?” tanya Denny Sumargo.

“Kalau ngobrol jarang sih, Pak. Kalau ketemu ditanyain kayak ngajinya sampai mana? Terus sekolahnya gimana gitu aja deh,” jawab Tari.

Hal yang kemudian menjadi sorotan publik adalah pengakuan Tari terkait keberadaan pelaku di lingkungan pondok pesantren. Saat ditanya apakah oknum tersebut mengajar, Tari menyebut sang kiai hanya memberikan ceramah setiap hari Jumat.

“Kalau di situ itu Pak Kyai ceramah tiap hari Jumat,” ujar Tari.

Meski begitu, Tari mengaku sosok tersebut tetap tinggal di area pondok pesantren.

“Dia tinggal di situ?” tanya Denny Sumargo.

“Tinggal di situ,” jawab Tari sambil mengangguk.

“Kamu tahu kamarnya?” tanya Denny lagi.

“Kalau kamarnya itu Pak Kyai tidurnya gonta-ganti, enggak menetap. Dulu Pak Kyai itu enggak punya tempat tetap, tidurnya ya sesuai keinginannya gitu,” ucap Tari.

(anf)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:02
02:11
01:30
05:41
02:16
05:19

Viral