- YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema
tvOnenews.com - Kisah haru datang dari rumah duka Abah Bidong atau Ki Bidong di Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor.
Di tengah suasana kehilangan akibat musibah longsor, keluarga almarhum tak kuasa menahan tangis saat didatangi langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Abah Bidong diketahui meninggal dunia usai tertimbun longsor saat membersihkan bantaran sungai dan menebang pohon bambu di area tebing Kampung Cibeureum/Cinekol.
Niat mulianya menjaga lingkungan justru berakhir tragis setelah longsor susulan datang dan menimbun tubuhnya.
Korban sempat tertimbun material tanah selama berjam-jam sebelum akhirnya ditemukan tim SAR dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa sore, 5 Mei 2026.
- YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Kedatangan Kang Dedi Mulyadi (KDM) ke rumah duka pun langsung disambut haru oleh keluarga.
Dalam pertemuan itu, Dedi berbincang santai dengan istri dan anak-anak almarhum sambil mengenang sosok Abah Bidong yang dikenal pekerja keras dan peduli lingkungan.
Di tengah obrolan tersebut, Dedi Mulyadi menanyakan soal kebutuhan keluarga, termasuk biaya tahlilan yang masih berjalan.
“Biaya tahlilan bagaimana?” tanya Dedi Mulyadi kepada keluarga korban.
Pihak keluarga pun menjelaskan bahwa selama ini biaya tahlilan terbantu dari donasi warga dan bantuan para dermawan.
Mereka mengaku tetap bersyukur karena banyak orang yang peduli setelah kepergian Abah Bidong.
- YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Mendengar jawaban itu, Dedi Mulyadi langsung tersentuh. Ia kemudian memberikan bantuan tunai sebesar Rp20 juta untuk membantu biaya tahlilan almarhum.
“Saya tambahkan Rp20 juta buat tahlilan,” ujar Dedi sambil menyerahkan amplop berisi uang tunai.
Suasana rumah duka langsung pecah haru. Anggota keluarga tampak menangis histeris, bahkan ada yang bersujud syukur sambil memeluk Dedi Mulyadi.
“Alhamdulillah, terima kasih Pak Dedi. Sehat, berkah,” ucap sang istri sambil menahan tangis.
Tak hanya itu, Dedi kembali membuka tasnya dan mengeluarkan uang tunai tambahan sebesar Rp10 juta.
Bantuan tersebut diberikan khusus untuk sang istri agar memiliki bekal setelah ditinggal suaminya.
“Ini saya tambahin Rp10 juta. Ini disiapkan untuk bekal Ema, Ema kan ditinggalkan Abah, harus ada bekal,” kata Dedi.
- YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Anak almarhum juga sempat menceritakan bahwa acara tahlilan di rumah mereka dihadiri ratusan warga setiap harinya.
“Tahlilnya ini 200 orang, kadang 300 orang,” ujar anak korban.
Mendengar itu, Dedi kembali memuji sosok Abah Bidong yang dianggap memiliki jasa besar di lingkungan tempat tinggalnya.
“Pak Bidong hebat,” kata Dedi Mulyadi.
Setelah berbincang cukup lama dan memberikan dukungan moril kepada keluarga, Dedi Mulyadi kemudian berpamitan pulang. (gwn)