- Cepi Kurnia/tvOne
Kabar Baik, Dedi Mulyadi Janji Pedagang Kota Bandung yang Ditertibkan Tak Akan Dirugikan
tvOnenews.com - Langkah tegas Dedi Mulyadi dalam menata Kota Bandung kembali menjadi sorotan publik. Di tengah pembongkaran lapak liar dan penertiban besar-besaran di sejumlah titik, Dedi akhirnya menyampaikan pesan yang membuat banyak pedagang merasa lega.
Gubernur Jawa Barat itu memastikan para pedagang yang terdampak penertiban tidak akan dirugikan. Bahkan, ia menegaskan bahwa pemerintah tetap mempertimbangkan sisi kemanusiaan dan keberlangsungan ekonomi masyarakat kecil.
Belakangan ini, Dedi Mulyadi memang gencar melakukan pembenahan di Kota Bandung demi mengembalikan fungsi fasilitas publik dan memperbaiki wajah ibu kota Provinsi Jawa Barat tersebut.
Fokus penataan mencakup pembongkaran kios liar, pembersihan trotoar, pembenahan taman kota, hingga penanganan persoalan sampah. Puluhan kios Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdiri di atas trotoar dan area hijau bahkan dibongkar untuk mengembalikan fungsi fasilitas umum yang selama bertahun-tahun beralih fungsi.
Tak hanya itu, ASN Pemprov Jawa Barat dan Pemkot Bandung juga diinstruksikan menjaga kebersihan lingkungan dalam radius satu kilometer dari area kantor masing-masing.
Melalui koordinasi intensif dengan Pemerintah Kota Bandung, Dedi Mulyadi ingin Kota Bandung kembali dikenal sebagai kota yang bersih, nyaman, dan indah dipandang.
Dalam unggahan Instagram terbarunya pada 13 Mei 2025, Dedi turut menyampaikan pesan khusus mengenai penataan Kota Bandung.
“Bandung; Kota Parahyangan. Sehingga sudah seharusnya menjadi tempat yang bersih, asri, dan nyaman. Etalase Jawa Barat harus menjadi cermin keistimewaan Jawa Barat,” tulis Dedi Mulyadi.
Dalam video unggahan tersebut, Dedi Mulyadi tampak menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Bandung yang mendukung proses penataan kota.
“Assalamualaikum, sampurasun, wilujeng enjing wargi Jabar dan seluruh warganet di manapun berada. Hatur nuhun ya buat warga Bandung yang pernah memberikan dukungan penuh untuk melakukan penataan Kota Bandung agar menjadi kota yang aman, nyaman, bersih, dan indah karena Bandung kota kita semua,” ujar Dedi Mulyadi.
Di tengah ramainya pembahasan soal penertiban pedagang, Dedi kemudian memberikan janji yang cukup menenangkan bagi para PKL dan pedagang kecil.
“Selanjutnya kepada para pedagang, kami tidak pernah akan merugikan terhadap para pedagang yang mengalami penertiban,” lanjutnya.
Ia menegaskan bahwa setiap langkah penataan tetap memperhatikan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat yang terdampak.
“Kami selalu mempertimbangkan aspek-aspek kemanusiaan dan keberlangsungan hidup ekonomi keluarga,” kata Dedi Mulyadi.
Menurutnya, tujuan utama penertiban bukan untuk menyulitkan masyarakat, melainkan mengembalikan Bandung sebagai kota yang nyaman bagi semua orang.
“Tenang saja, yang penting Bandung harus kembali menjadi kota indah yang dicintai oleh seluruh warganya dan dikagumi oleh orang yang mengunjunginya,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Dedi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang selama ini ikut mendampingi proses penataan Kota Bandung.
“Salam untuk semua, terima kasih untuk para petugas yang mendampingi dalam setiap waktu mengembalikan Bandung menjadi kota kebanggaan kita semua, hatur nuhun,” tutup Dedi Mulyadi.
Pernyataan tersebut langsung menuai beragam respons dari masyarakat. Sebagian warga mendukung langkah penataan yang dilakukan pemerintah, sementara lainnya berharap solusi terbaik tetap diberikan bagi para pedagang kecil yang terdampak penertiban.
Unggahan Dedi Mulyadi. (Sumber: Instagram @dedimulyadi71)
(anf)