news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM)..
Sumber :
  • jabarprov.go.id

Dulu Jadi Bahan Olokan Teman Sekolah, Dedi Mulyadi Kini Jadi Orang Nomor Satu di Jawa Barat: Kisah Dedi 'Maling Hayam'

Dedi Mulyadi pernah menangis kepada sang ayah hanya karena tak tahan diejek teman-temannya di sekolah. Nama lengkap yang sempat diberikan sang ayah sebenarnya adalah
Jumat, 15 Mei 2026 - 17:40 WIB
Reporter:
Editor :

Cerita masa kecil itu semakin menarik karena kontras dengan posisi Dedi Mulyadi saat ini sebagai gubernur Jawa Barat. Pria kelahiran Subang, 11 April 1971 tersebut dikenal memiliki perjalanan hidup yang cukup panjang di dunia organisasi dan politik.

Dedi Mulyadi mengenyam pendidikan dasar hingga SMA di Subang, Jawa Barat. Ia bersekolah di SD Subakti, lalu melanjutkan ke SMP Kalijati dan SMA Negeri 1 Purwadadi. 

Setelah itu, ia menempuh pendidikan tinggi di Sekolah Tinggi Hukum Purnawarman Purwakarta dan meraih gelar Sarjana Hukum pada 1999.

Selama kuliah, Dedi aktif berorganisasi dan sempat menjadi Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Purwakarta. Karier organisasinya terus berkembang mulai dari dunia buruh, kepemudaan, hingga politik praktis.

Ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPC SPSI pada 1997, Sekretaris KSPSI pada 1998, hingga menjadi Wakil Sekretaris Partai Golkar Kabupaten Purwakarta pada 1999. Karier politiknya makin melejit ketika menjadi anggota DPRD Purwakarta periode 2001-2003.

Setelah itu, Dedi Mulyadi dipercaya menjadi Wakil Bupati Purwakarta periode 2003-2008 sebelum akhirnya menjabat Bupati Purwakarta selama dua periode, yakni 2008-2013 dan 2013-2018.

Pada 2018, ia diusung Partai Golkar untuk maju dalam pemilihan gubernur Jawa Barat mendampingi Deddy Mizwar. Kini, Dedi Mulyadi dikenal sebagai salah satu figur politik paling populer di Jawa Barat, terutama karena gaya komunikasinya yang dekat dengan masyarakat.

Tangisan Masa Kecil Dedi Mulyadi yang Kini Jadi Inspirasi

Di balik kisah lucu tersebut, tersimpan pengalaman emosional yang masih diingat Dedi Mulyadi hingga sekarang. Ia mengaku sempat pulang ke rumah sambil menangis karena tak kuat diejek teman-temannya dengan sebutan “maling hayam”.

“Saya tuh pulang, nangis ke bapak saya. Ganti ngarana, ulah pake H. Mulyadi wae hungkul. Kunaon? teu kuat ku babaturan disebut maling hayam,” ungkapnya.

Permintaan itu akhirnya dikabulkan. Nama “Hartono” dihapus dan ia lebih dikenal sebagai Dedi Mulyadi hingga sekarang. Menariknya, Dedi kemudian menutup ceritanya dengan kalimat yang mengundang banyak respons positif dari netizen.

“Tapi alhamdulillah, tidak pake Hartono juga jadi Gubernur,” pungkas Dedi yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi atau KDM sambil tersenyum.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:06
05:01
05:14
03:43
03:22
03:33

Viral