- tvOnenews.com - Angelia Nafriana
Demi Lancarkan Aksi Keji, Pelaku Bohongi Kakek 85 Tahun soal Operasi Anak dan Biaya Sekolah Cucu
Saat anak korban mulai curiga dan menanyakan keberadaan ayahnya, pelaku kembali menggunakan cerita bohong agar aksinya tidak terbongkar.
“Nah, kemudian anak korban atas nama AP menanyakan kepada pelaku, ‘Di mana orang tua saya kok tidak ada di apartemen?’ oleh pelaku dijelaskan bahwa bapaknya atau korban saat itu diajak keluar pulau bersama ayahnya korban. Itu modusnya. Jadi bercerita tapi sebenarnya cerita itu adalah bohong,” ungkap AKBP Edy Herwiyanto.
Karena percaya dengan penjelasan tersebut, keluarga tidak lagi menanyakan keberadaan korban. Padahal selama itu, korban disebut hidup dalam kondisi memprihatinkan di bawah pengawasan pelaku.
“Dari rangkaian itu selama satu tahun korban selalu disekap di dalam kamar. Kemudian aktivitasnya hanya nonton televisi, waktunya makan dikasih makan, kemudian dikunci dari luar,” kata AKBP Edy Herwiyanto.
Tak berhenti sampai di situ, pelaku juga diduga memanfaatkan kondisi korban yang sudah lanjut usia untuk mengambil uang tabungan dan deposito miliknya. Polisi menyebut korban sempat diminta menandatangani surat dengan alasan membantu biaya sekolah cucunya.
“Nah, saat itu uang milik korban baik yang ada di ATM maupun di deposito itu diambil oleh pelaku, di mana deposito milik korban yang diambil saat pelaku minta surat kuasa kepada korban. Karena korban juga tidak bisa membaca, pelaku menjelaskan kepada korban bahwa surat itu digunakan untuk mengurus sekolah cucunya atas nama A,” terang AKBP Edy Herwiyanto.
Berdasarkan keterangan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, pelaku kini telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penculikan, penyekapan, dan penggelapan. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang ikut terlibat dalam kasus tersebut.
(anf)