- YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Dedi Mulyadi Puji Keberanian Anak Muda yang Lapor Ada Kios Jual Pil Haram, Warganet Justru Minta KDM Lakukan Ini
tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memimpin langsung pembongkaran kios pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Cicadas pada Senin (18/5/2026).
Di tengah proses penertiban tersebut, terjadi momen tak terduga ketika seorang anak muda berani menyampaikan laporan terkait dugaan kios penjual obat-obatan terlarang di sekitar lokasi.
Pemuda itu tiba-tiba menghampiri Dedi Mulyadi dan berteriak meminta agar kios yang diduga menjual pil haram juga ditindak.
“Hancurkan juga warung yang jual obat-obatan terlarang Pak,” kata pemuda tersebut.
Mendengar laporan itu, KDM (sapaan akrab Kang Dedi Mulyadi) langsung merespons cepat dan meminta pemuda tersebut menunjukkan lokasi yang dimaksud.
“Ini Pak yang paling terdekat,” ujar anak muda itu.
“Ayo, di mana,” jawab KDM sambil mengajak pemuda tersebut naik ke mobilnya menuju lokasi yang dilaporkan.
- YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Di perjalanan, pemuda itu mengungkapkan keresahannya terkait peredaran obat-obatan terlarang yang menurutnya sudah sangat meresahkan warga.
Ia bahkan mengaku mengetahui persoalan itu karena ada anggota keluarganya yang pernah mengonsumsi barang tersebut.
“Terlalu meresahkan Pak. Saya tahu barang-barang itu karena keluarga saya juga sering mengonsumsi,” ujarnya.
Ia juga menyebut ada dugaan peredaran serupa di kawasan Terminal Cicaheum. Menurutnya, kondisi itu sudah sangat meresahkan masyarakat.
"Ada juga yang di terminal Cicahem, itu backingannya besar juga Pak. Makanya saya sudah geram sekali Pak," ujarnya.
“Banyak orang yang nggak punya nyali, habis makan itu jadi punya nyali, jadi sok jagoan. Menurut saya kalau mau jagoan itu yaudah di atas ring aja nggak usah pakai gituan,” tambahnya.
Pemuda tersebut juga menyinggung adanya atlet amatir yang disebut menggunakan obat-obatan tertentu sebagai doping. Ia mengaku mengetahui informasi itu langsung dari sumber terkait.
Saat hampir tiba di lokasi yang dimaksud, Dedi Mulyadi meminta anak muda tersebut berpura-pura menjadi pembeli untuk memastikan informasi itu. Bahkan, Dedi memberikan sejumlah uang kepada pemuda tersebut untuk menjalankan “misi” tersebut.
“Kamu pura-pura beli aja,” kata Dedi Mulyadi.
- YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Namun, tak lama kemudian pemuda itu kembali dan mengatakan kios tersebut sudah tutup.
Dedi Mulyadi kemudian turun dan mengecek langsung kios yang dimaksud. Menurut keterangan warga sekitar, kios tersebut memang sudah tutup sekitar satu bulan terakhir.
Meski begitu, Dedi tetap mengapresiasi keberanian pemuda tersebut yang mau bersuara demi lingkungan sekitarnya.
“Hebat, sudah berani lapor. Pokoknya kamu hebat sebagai generasi muda,” ujar Dedi.
Ketika pemuda itu hendak mengembalikan uang yang diberikan sebelumnya, Dedi Mulyadi menolak dan mempersilakan uang tersebut digunakan sebagai uang saku.
Aksi berani anak muda itu pun menuai banyak perhatian dari warganet. Namun, alih-alih hanya memuji keberaniannya, banyak netizen justru khawatir terhadap keselamatan pemuda tersebut karena dianggap bisa menjadi sasaran pihak-pihak tertentu.
- tvOnenews.com/Syifa Aulia
Sejumlah komentar warganet meminta Dedi Mulyadi memberikan perlindungan kepada anak muda tersebut.
“Pak Dedi … jaga anak ini… Bukan hanya nyali, tapi kepeduliannya dengan masyarakat sekitar, hebat kamu dek,” tulis salah satu warganet.
“Tolong lindungi anak ini tidak menutup kemungkinan nanti jadi sasaran para pedagang obat-obatan terlarang itu,” komentar lainnya.
“Bahaya keselamatannya itu anak pak. Tolong dilindungi anak pemberani tersebut,” tulis akun lain.
Komentar serupa terus bermunculan. Banyak warganet menilai keberanian pemuda tersebut patut diapresiasi karena berani menyuarakan keresahan masyarakat di tengah kekhawatiran akan ancaman dari pihak tertentu. (gwn)