news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Dedi Mulyadi dan Ega, Anak Aman Yani.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Curhatan Ega ke Dedi Mulyadi, Bantah Aman Yani Berhutang Ratusan Juta demi Biaya Pendidikan Kedokterannya

Ega membantah klaim ayahnya, Aman Yani, yang berhutang ratusan juta untuk biaya kuliahnya. Pengakuan pahit ini disampaikan langsung di hadapan Dedi Mulyadi.
Senin, 25 Mei 2026 - 06:44 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Pengakuan pahit itu ia sampaikan langsung di hadapan Dedi Mulyadi, namanya dijadikan alasan sang ayah berhutang ratusan juta rupiah, namun uangnya tak pernah ia sentuh sepeser pun. Ega, anak dari Aman Yani, pria yang menghilang tanpa jejak sejak Februari 2016, akhirnya angkat bicara dan membantah keras klaim bahwa hutang ratusan juta itu digunakan untuk membiayai pendidikan kedokterannya. 

Dalam tayangan dalam tayangan YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL pada 23 Mei 2025, terlihat Dedi Mulyadi menghadirkan mantan istri dan anak dari Aman Yani untuk menceritakan kisah kehidupan mereka setelah ditinggal pergi. 

Aman Yani disebut pamit berangkat ke Bandung dengan alasan ingin mengambil barang-barang di tempat kosnya setelah menjalani pensiun dini. Namun kepergian itu ternyata menjadi yang terakhir, ia tidak pernah kembali, dan tidak bisa dihubungi hingga hari ini.

Tak tinggal diam, keluarga berupaya keras mencari keberadaan Aman Yani. Ega yang justru mengambil kemudi, secara harfiah maupun kiasan. Ia menceritakan bagaimana dirinya menyetir membawa sang ibu dan dua adiknya bolak-balik ke Bandung, bahkan mendatangi Gedung Sate, berharap menemukan petunjuk.

"Jadi kan Mama yang kontakan terakhir sama Papa. Terus kita kan enggak punya nomor teman-teman yang di Bandung kan ya, Pak ya. Karena kan maksudnya jauh gitu tuh. Jadi inisiatif yuk datang aja ke kantor Papa terakhir, siapa tahu ada petunjuk," ujar Ega kepada Dedi Mulyadi.

Perjalanan panjang mencari sang ayah itu dilakukan di tengah kondisi keuangan keluarga yang kian menipis. 

Ega mengungkapkan bahwa keluarganya tidak pernah menerima uang senilai Rp515 juta yang diklaim pihak bank. Bahkan, rumah yang mereka tinggali pun kini telah dipasang plang oleh pihak bank.

"Itu aku yang nyetir, Pak. Aku bawa Mama sama dua adikku. Kalau itu tuh keuangan benar-benar menipis. Makanya yang kami bilang kami tidak menerima uang dari bank yang katanya Rp515 juta itu. Karena untuk Bapak ketahui, rumah yang saat ini kami tinggali pun itu diplang, Pak, sama Bank Cabang Jatibarang," ucap Ega.

Yang paling menyayat hati, Ega mengungkapkan bahwa sebelum pergi, sang ayah sempat berkata kepada ibunya bahwa ia meminjam uang untuk membiayai pendidikan kedokteran Ega. 

Sang ibu pun mengiyakan permintaan itu dengan tulus. Namun setahun setelah kepergian Aman Yani, yang datang bukan kabar baik, melainkan para penagih hutang.

"Karena sebelum Papa pergi, dia tuh bilangnya, 'Mah, untuk biaya kedokteran anak nih, pendidikan.' Jadi kan Mama ngein dong, Pak, gitu. Dan selang satu tahun Papa pergi itu, banyak juga yang menagih," ungkap Ega.

Mendengar penuturan tersebut, Dedi Mulyadi langsung menyimpulkan, "Oke, artinya Bapak pergi meninggalkan banyak hutang."

Salah satu tagihan yang paling mencolok datang dari Ririn, keponakan Aman Yani, yang menagih hutang sebesar Rp300 juta kepada pihak istri. 

Ririn menyebut bahwa uang itu dipinjam Aman Yani untuk membiayai sekolah kedokteran Ega. Dedi Mulyadi pun menelusuri klaim tersebut lebih jauh.

"Berdasarkan keterangan dari Ririn ke Ibu, Pak Aman Yani pinjam uang Rp300 juta untuk sekolah kedokteran Ega. Ceritanya disampaikan setelah Pak Aman Yani pergi," tanya Dedi Mulyadi.

"Iya," jawab mantan istri Aman Yani membenarkan.

"Artinya bukan ketika Pak Aman Yani ada ya?" cecar Dedi Mulyadi.

Baik Ega maupun sang ibu menegaskan bahwa mereka tidak pernah menerima uang tersebut. 

Lebih jauh, sang ibu menyebut bahwa alasan biaya kuliah kedokteran Ega yang diklaim Aman Yani itu tak lebih dari sebuah manipulasi yang disengaja, sebuah skenario yang dirancang sebelum ia memutuskan untuk menghilang.

"Iya. Karena Pak Aman Yani-nya kan sengajanya kan begitu manipulasinya," tegas mantan istri Aman Yani.

Hingga kini, total hutang yang ditinggalkan Aman Yani diperkirakan mencapai lebih dari Rp1 miliar. 

Keluarga juga menegaskan bahwa mereka tidak pernah memegang tabungan maupun kartu ATM milik Aman Yani. 

Upaya hukum pun telah ditempuh, pada Maret 2017 mereka berhasil mendapatkan surat penetapan orang hilang dari pengadilan. Namun luka yang ditinggalkan jauh lebih dalam dari sekadar angka di atas kertas.

(anf)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:34
06:17
12:40
03:47
02:02
05:02

Viral