news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kang Dedi Mulyadi (KDM), Gubernur Jawa Barat.
Sumber :
  • YouTube LEMBUR PAKUAN CHANNEL

KDM Kecam Budaya Titip Menitip di Seleksi Sekolah Maung: Coba Saja Langgar, Saya Pastikan Hukum

KDM kecam keras praktik titip menitip di seleksi Sekolah Maung. Gubernur Dedi Mulyadi ancam pecat kepala sekolah dan panitia yang langgar integritas seleksi.
Senin, 25 Mei 2026 - 10:54 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Tidak ada ruang untuk titipan, tidak ada ampun untuk pelanggar. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) mengeluarkan peringatan keras jelang dibukanya pendaftaran Sekolah Maung, sekolah unggulan milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang resmi menerima calon siswa mulai 25 hingga 29 Mei 2026. 

Bagi siapa pun yang berani mengintervensi proses seleksi, KDM hanya punya satu jawaban: hukum akan ditegakkan.

Sekolah Maung, singkatan dari Sekolah Manusia Unggul, merupakan program sekolah unggulan yang digagas langsung oleh KDM sebagai transformasi dari konsep "sekolah favorit" masa lalu.

Program ini dirancang untuk menyaring dan membina siswa-siswa berprestasi tinggi, baik di bidang akademik maupun non-akademik seperti seni, olahraga, dan industri kreatif. 

Sistem penerimaan peserta didik baru didasarkan penuh pada kompetensi, bakat, dan capaian nilai siswa, tanpa menggunakan sistem zonasi reguler.

Komitmen itu bukan sekadar wacana. Dalam unggahan Instagram terbarunya pada 25 Mei 2026, KDM secara tegas menulis:

"Komitmen 'Sekolah Maung': Prestasi Tanpa Intervensi. Coba saja langgar, saya pastikan hukum akan ditegakkan. Hatur nuhun," tulis KDM.

Dalam video yang turut diunggah, Gubernur Dedi Mulyadi menegaskan hal serupa secara langsung.

"Mulai tanggal 25-29 Mei, Sekolah Maung dilaksanakan pendaftaran calon siswa," ucap KDM.

KDM kemudian menegaskan bahwa keunggulan sekolah ini tidak boleh dikotori oleh praktik titip menitip.

"Dan karena ini adalah anak-anak yang punya kualifikasi unggul baik di bidang akademik maupun di bidang non-akademik, tidak boleh sekolah unggul ada titipan dari siapapun, atas nama apapun, dan untuk kepentingan apapun," tegas KDM.

Ia pun meminta seluruh jajaran yang terlibat untuk menjaga integritas proses seleksi.

"Untuk itu saya minta kepada seluruh jajaran kepala sekolah, seluruh stafnya untuk menjaga integritas, menghindarkan berbagai praktik yang bertentangan dengan prinsip keunggulan itu sendiri," kata KDM.

Ancaman sanksi pun dilontarkan tanpa basa-basi. KDM menyatakan tidak akan segan mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang terbukti melanggar.

"Dan saya tidak segan-segan untuk memberhentikan kepala sekolah, memberhentikan panitia, memberhentikan siapapun yang terlibat dari proses yang tidak terpuji dari sekolah unggul," tegas KDM.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga berjanji akan mengumumkan secara terbuka nama-nama pihak yang kedapatan mengintervensi hasil seleksi. 

Langkah ini dinilai sebagai bentuk transparansi sekaligus efek jera agar budaya titip menitip tidak lagi memiliki tempat di dunia pendidikan Jawa Barat.

(anf)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:05
01:41
02:14
15:39
01:02
02:30

Viral