- Instagram sherly @t_jo
Selamat untuk Warga Malut, Sherly Tjoanda Perkuat Layanan Kesehatan Khusus Masyarakat Rentan
Jakarta, tvOnenews.com- Kabar yang baik untuk warga Malut karena Sherly Tjoanda tengah memfokuskan pelayanan kesehatan di Maluku Utara.
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda telah menyampaikan kalau kalau pihaknya tengah fokus memberikan pelayanan kesehatan yang optimal.
Ini bagian dari langkah nyata bahwa negara benar-benar hadir untuk melayani kebutuhan mendasar masyarakat, kata Sherly di agenda peluncuran (launching) kegiatan dan program jaminan sosial tahun anggaran 2026 yang dipusatkan di Benteng Oranje, Ternate, Senin (25/5).
- Instagram/@s_tjo
Dengan begitu, Ia sangat mengapresiasi Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara yang berhasil melayani dengan hati.
Juga serta membangun kolaborasi lintas sektor dalam menjangkau masyarakat rentan di 10 kabupaten/kota.
"Terima kasih kepada tim Dinas Sosial yang telah bergerak cepat. Mulai dari penyaluran santunan bagi keluarga yang berduka hingga penanganan cepat warga yang sakit, semua dapat teratasi dengan baik," ujarnya dalam laman Malutprov, Kamis (28/5).
Sehubungan dengan ini, Sherly juga menegaskan agar masyarakat yang memegang KTP Maluku Utara tidak ragu berobat.
Terlebih pada mereka yang masuk dalam kategori desil 1 sampai desil 5, diharapkan tidak perlu ragu untuk berobat.
- dok. Diktisaintek
Menurutnya, jatuh sakit bisa langsung mengakses layanan rumah sakit di tingkat kabupaten/kota. Juga layanan ke rumah sakit rujukan di luar wilayah Maluku Utara dengan langsung mengaktivasi kartu BPJS Kesehatan mereka.
"Kita sudah mencapai Universal Health Coverage (UHC) prioritas di Maluku Utara. Artinya, semua pemegang KTP Maluku Utara dari kategori desil 1 sampai 5, seluruh biaya pengobatannya dijamin bersama oleh pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan Kementerian Sosial," tegas Sherly Tjoanda Laos.
Perlu untuk diketahui, Gubernur Malut itu juga menyerahkan sejumlah bantuan sosial secara simbolis, antara lain:
-Program buku tabungan Keluarga Sejahtera untuk 50 orang penerima manfaat
-Program pembuatan dan pemasangan kaki palsu untuk 15 orang penerima
-Program bantuan pemenuhan gizi dan susu stunting bagi 100 anak kategori stunting dan gizi buruk
-Program penyerahan santunan kematian bagi ahli waris
-Program bantuan biaya bekal hidup bagi pasien rujukan luar daerah
-Pemberian biaya terminasi pelayanan panti anak dan rumah sejahtera dengan nilai masing-masing Rp1,5 juta
-Program pengadaan kursi roda dan tongkat kaki tiga bagi penyandang disabilitas dan lansia
-Penyerahan bantuan alat musik bagi korban bencana sosial di Desa Sibenpopo
-Bantuan alat musik untuk masyarakat korban gempa di Pulau Batang Dua.
-Program bantuan mesin tempel 15 PK dan 20 PK merek Yamaha dan Suzuki untuk kelompok nelayan lokal
-Penyerahan hewan kurban sebanyak 100 ekor sapi yang didistribusikan ke 10 kabupaten/kota se-Maluku Utara.(klw)