news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kumpulan Kasus Dugaan Pelecehan di Ponpes.
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/ Instagram Yakuza Manegxes/X neVerAl0nely___

Sederet Kasus Dugaan Pelecehan pada Santri yang Ramai di Medsos, Bisa jadi Peringatan bagi Anak dan Orang Tua

Beberapa waktu ini media sosial diramaikan dengan kasus dugaan pelecehan yang terjadi di pondok pesantren (Ponpes). Berikut rangkumannya.
Rabu, 17 Juni 2026 - 09:17 WIB
Reporter:
Editor :

Sosok KH Abdul Khalim Fadlun, Ponpes Padepokan Padang Ati Buaran di Pekalongan & Kiai Ashari, pengasuh Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Pati
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube FHI Multimedia & Instagram/@suaratanahairnew

Kasus ketiga kasus dugaan pelecehan seksual ada di Pati pada 2026. Kisahnya belum lama juga viral karena korban dan kuasa hukum muncul dalam podcast Denny Sumargo.

Korban mengaku pelaku ini keluarkan modusnya, dilakukan secara bertahap. Lalu ada aktivitas di luar nalar terjadi.

Disampaikan kalau Santriwati yang selesai memijat, kemudian diberikan ciuman di area pipi bahkan mulut oleh Kiai Ashari.

"Kronologinya bertahap, enggak langsung separah itu enggak. Awal mulanya ya disuruh mijeti, disuruh pijat terus dicium,“ jelas T.

Kabarnya pihak Kepolisian Pati telah menetapkan Kiai Ashari sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelecehan seksual yang telah terjadi sejak 2022 silam.

Berdasarkan hasil penyelidikan, tersangka AS diduga melakukan tindak pidana pencabulan dan kekerasan seksual tersebut dilakukan terhadap korban berinisial FA di lingkungan Pondok Pesantren Ndolo Kusumo, Dukuh Bagangan, Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, sejak Februari 2020 hingga Januari 2024," kata Kapolresta Pati Kombes Pol. Jaka Wahyudi, dikutip dari Antara, Minggu (10/5).

"Tindakan pelecehan seksual tersebut dilakukan sebanyak 10 kali pada waktu berbeda," ujarnya.

4. Dugaan pelecehan di Lumajang

Kasus keempat dugaan pelecehan atau pencabulan atau pelecehan seksual juga terjadi di Lumajang pada tahun 2023 di Pondok Pesantren Lembah Arafah.

Dalam kasus ini diduga pelaku berinisial FZ merupakan ustaz atau kiai yang tega mencabuli 3 santriwati.

Atas peristiwa ini wali santri dibantu warga pun menggereduk PonPes yang berlokasi di Desa Curah Petung, Kedung Jajang, Lumajang tersebut pada Kamis (19/5/2023).

Seperti diketahui, kejadian berawal ketika 2 orang santriwati mengadukan perbuatan bejat si kiai kepada orang tuanya, Lalu orang tua korban melaporkan ke kepala desa.

Diketahui, santri dalam PonPes Lembah Arafah semuanya adalah santriwati sekitar dengan total 30 orang. Kasus ini mencuat dan ramai pada 2024 lalu.(klw)

    

 
 

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:39
01:36
06:55
02:07
01:07
01:11

Viral