- dok.kolase tvOnenews.com/ tiktok denny sumargo
Selain Ada Korban, Ternyata Masih Ada 3 Fakta Terbaru di Kasus Dugaan Pembakaran Santri di Lombok
Jakarta, tvonenews.com- Kasus dugaan pembakaran santri di Lombok terus mencuri perhatian. Sebab memakan korban, dan masih menjadi tanda tanya besar.
Dalam kasus dugaan pembakaran santri di Lombok, sampai saat ini belum adanya keterangan lebih lanjut dari pihak terkait untuk menjawab siapa saja yang akan ditetapkan sebagai tersangka, dan apa motifnya, apakah benar adanya dugaan bullying pada kasus ini dan dugaan lainnya.
Kasus ini terjadi di Pondok Pesantren Rosyidatusshaulatiyyah Al Ibrahimy. Kasus ini dijadwalkan hari ini (13/7) akan dirapatkan bersama Komisi III DPR RI, Jakarta.
Berikut ini 3 fakta terbaru dari kasus dugaan pembakaran santri di Lombok, Nusa Tenggara Barat, dirangkum tvonenews.com, antara lain:
1. Hotman Paris Mendampingi Korban
Salah satu fakta yang kini terbuka dalam kasus dugaan pembakaran santri di Lombok adalah, adanya dukungan dari Pengacara Hotman Paris yang memiliki tim hotman paris 911 siap mendampingi korban.
Hal ini diketahui dari unggahan Hotman yang menjemput orang tua korban yang meninggal dari kasus dari NTB menuju Jakarta naik Pesawat.
Kasus ini dijadwalkan akan dibahas dalam rapat bersama Komisi III DPR hari ini (13/7) yang akan juga mengundang Kapolres Lombok Tengah. Tim hotman paris juga akan hadir dalam rapat tersebut.
"Anaknya meninggal karena dibakar di Ponpes. Dibawa Hotman Paris 911 Jakarta untuk mengadu ke Komisi 3 DPR RI hari Senin jam 2 siang," bunyi keterangan dalam video diinstagram @hotmanparisofficial, Senin (12/7).
Kabar ini disampaikan Hotman dalam bentuk surat terbuka untuk publik. Jika diirnya bersama tim hotman paris 911 akan hadir di DPR, yang mana dalam topiknya disebutkan akan ada Kapolres Lombok Tengah dan Korban juga hadir.
Terdengar dalam video itu, salah satu tim Hotman mengatakan jika ibu korban naik pesawat. Juga menanyakan, apakah senang atau tidak?.
"Ibu naik pesawat," kata tim hotman.
"Sudah, kita mau ke Jakarta, senang ndak naik pesawat?," tanya tim lagi dijawab dengan senyuman dari orang tua korban.
- dok.kolase tvOnenews.com / Instagram Hotman Paris Official
2. Polisi Tetapkan Tersangka
Beberapa hari sebelum surat terbuka diunggah Hotman Paris di instagramnya. Ada kabar bahwa Polisi Lombok telah menetapkan pendiri dari Pondok Pesantren sebagai tersangka.