- Antara
7 Tips agar Tak Jadi Korban Penipuan Daring, Waspadai Modus yang Kian Canggih: Nomor 3 Sering Diabaikan
tvOnenews.com - Perkembangan teknologi membuat berbagai aktivitas semakin mudah dilakukan secara daring, mulai dari berbelanja, bertransaksi perbankan, hingga mencari pekerjaan.
Namun, kemudahan tersebut juga diiringi meningkatnya berbagai modus penipuan digital yang semakin canggih.
Pelaku kini memanfaatkan berbagai cara untuk menjebak korbannya, seperti mengirim tautan palsu, menyamar sebagai petugas bank, menawarkan hadiah, hingga membuat situs yang menyerupai layanan resmi.
Karena itu, setiap pengguna internet perlu meningkatkan kewaspadaan agar tidak menjadi korban.
Berikut beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk menghindari penipuan daring.
- Kominfo
1. Jangan Mudah Percaya dengan Tawaran yang Terlalu Menggiurkan
Salah satu ciri penipuan adalah menawarkan sesuatu yang terlihat terlalu bagus untuk menjadi kenyataan.
Misalnya harga barang yang jauh lebih murah dari pasaran, hadiah undian tanpa pernah mengikuti lomba, atau investasi yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat.
Jika menemukan penawaran seperti ini, sebaiknya lakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan.
2. Periksa Alamat Situs atau Tautan
Pelaku sering membuat situs palsu yang tampilannya sangat mirip dengan website resmi.
Sebelum memasukkan data pribadi atau melakukan pembayaran, pastikan alamat situs benar dan diawali dengan "https".
Hindari mengklik tautan yang dikirim melalui SMS, email, atau aplikasi pesan jika sumbernya tidak jelas.
3. Jangan Pernah Membagikan Data Rahasia
Kode OTP, PIN, password, maupun CVV kartu debit atau kredit adalah informasi yang bersifat rahasia.
Pihak bank maupun perusahaan resmi tidak akan meminta data tersebut melalui telepon, pesan singkat, ataupun media sosial.
Jika ada yang meminta informasi tersebut dengan alasan apa pun, sebaiknya segera hentikan komunikasi.
4. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah
Mengaktifkan autentikasi dua faktor atau verifikasi dua langkah dapat memberikan perlindungan tambahan pada akun.
Dengan fitur ini, pelaku akan lebih sulit mengambil alih akun meskipun berhasil mengetahui kata sandi Anda.
5. Gunakan Password yang Berbeda untuk Setiap Akun
Menggunakan satu kata sandi untuk semua akun sangat berisiko. Apabila satu akun berhasil diretas, akun lainnya juga berpotensi ikut dibobol.
Buatlah password yang kuat dengan kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol, serta gunakan kata sandi yang berbeda pada setiap layanan.
6. Selalu Verifikasi Identitas Pengirim
Jika menerima telepon atau pesan yang mengatasnamakan bank, marketplace, perusahaan ekspedisi, atau instansi tertentu, jangan langsung percaya.
Hubungi layanan pelanggan melalui nomor resmi yang tertera di situs atau aplikasi mereka untuk memastikan kebenarannya.
7. Jangan Terburu-buru Mengambil Keputusan
Pelaku penipuan biasanya menciptakan situasi yang mendesak agar korban panik, misalnya mengancam akun akan diblokir atau meminta transfer segera.
Sebelum mengambil tindakan, luangkan waktu untuk berpikir, periksa kembali informasi yang diterima, dan diskusikan dengan keluarga atau orang terpercaya bila perlu.
Sikap tenang dapat membantu menghindarkan Anda dari kerugian finansial maupun pencurian data pribadi. (gwn)