news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kolase Denny Sumargo dan Alm Yurizal Tri Chaerawan.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / YouTube Denny Sumargo / X @LambeSahamjja

Reaksi Denny Sumargo soal Meninggalnya Yurizal Pasien BPJS, Ungkap 2 Oknum Nakes yang Sempat Menghujat

Denny Sumargo bereaksi atas meninggalnya Yurizal, pasien BPJS yang viral. Ia menyoroti dua oknum nakes yang sempat menghujat almarhum di media sosial.
Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:10 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Denny Sumargo turut menyoroti kasus meninggalnya Yurizal, Pasien BPJS yang sebelumnya viral karena mengeluhkan lamanya antrean ruang rawat inap di rumah sakit. Melalui akun Threads pribadinya, Denny mengunggah komentar singkat sekaligus menyoroti dua oknum tenaga kesehatan yang sempat menghujat almarhum.

Kasus Yurizal, Pasien BPJS, terus menyita perhatian publik setelah kabar wafatnya memicu gelombang simpati dan kecaman terhadap sejumlah oknum tenaga kesehatan. Denny Sumargo pun ikut memberikan respons melalui media sosial dengan mengunggah tangkapan layar komentar yang sempat menyerang almarhum.

Melalui akun Threads pribadinya, Denny Sumargo membagikan unggahan dengan keterangan singkat, "Menghujat menghujat menghujat..". Dalam unggahan tersebut, Denny juga menampilkan beberapa akun yang diketahui sempat memberikan komentar pedas kepada Yurizal saat curhatannya viral.


Reaksi Denny Sumargo soal Almarhum Yurizal Tri Chaerawan. (Sumber: Thread @sumargodenny)

Salah satu akun yang disorot ialah milik dr. Benny C. Sihombing yang diketahui bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah Ruteng. Dokter tersebut menjadi sorotan setelah memberikan tanggapan yang dinilai tidak menunjukkan empati terhadap keluhan Yurizal.

"Kalo full, mau dipindahkan ke mana? Mau di lantai? Gak ada hubungannya sama BPJS atau enggak BPJS. Yang make banyak, otomatis yang dirawat juga banyak, enggak cuma kamu sendiri."

Dalam komentar yang sama, dr. Benny juga menuliskan kalimat lain yang kemudian ramai dikecam warganet setelah Yurizal meninggal dunia.

"Kalau mau pindah cepat, noh ruangan jenazah selalu kosong. Ngeselin dah, nakes/RS bahkan pemerintah melalui BPJS berusaha bantuin, masyarakatnya malah begini."

Komentar tersebut kembali menjadi perbincangan setelah Yurizal meninggal dunia pada 31 Juli 2026. Sebelumnya, almarhum mengunggah keluhan karena harus menunggu selama delapan jam untuk mendapatkan ruang rawat inap meski telah menjalani penanganan awal di instalasi gawat darurat (IGD).

Belakangan, dr. Benny menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada keluarga almarhum dan masyarakat. Ia mengakui komentarnya tidak pantas, menyampaikan belasungkawa, serta menyatakan siap menerima sanksi dari pihak terkait, termasuk rumah sakit, organisasi profesi, maupun Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK).

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:14
02:20
02:18
05:03
02:41
01:41

Viral