news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Cinta Laura.
Sumber :
  • Instagram/@claurakiehl

Bikin Makjleb! Cinta Laura Kritik Keras Perlakuan Oknum Dokter dan Nakes yang Viral Cibir Yurizal Pasien BPJS

Cinta Laura mengkritisi kasus Yurizal Tri Chaerawan, pasien BPJS Kesehatan yang viral mengeluh tidak dapat layanan kesehatan malah dihina oknum dokter & nakes.
Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:55 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Aktris dan penyanyi Cinta Laura menyoroti kasus viral mendiang Yurizal Tri Chaerawan, pasien pengguna BPJS Kesehatan yang meninggal dunia usai diduga tidak mendapat layanan kesehatan.

Cinta Laura mengkritik keras komentar nirempati dari sejumlah oknum dokter dan tenaga kesehatan (nakes). Hal ini mengingat curhatan pasien BPJS Kesehatan itu tidak mendapat ruang rawat inap setelah menunggu selama delapan jam viral di media sosial.

Melalui akun Instagram pribadinya, Cinta Laura lebih cenderung menyoroti perdebatan publik di ruang media sosial. Sebagian besar masyarakat membela kondisi yang dialami Yurizal.

Tak sedikit juga dari mereka berpendapat terkait tulisan sejumlah oknum dokter dan nakes sesuai dengan realita layanan fasilitas kesehatan. Hanya saja mereka memberikan komentar nirempati kepada mendiang Yurizal.

"Setiap kali kasus seperti ini viral. Pembahasannya langsung berputar di satu pertanyaan: Siapa yang salah dan siapa yang benar," tulis Cinta Laura dikutip tvOnenews.com, Kamis (6/8/2026).

Cinta Laura
Sumber :
  • dok ist

Ia tidak menyangka kasus ini menimbulkan perdebatan hebat di ruang publik. Menurutnya, kondisi sekarang bukan saatnya berfokus pada memberikan pertanyaan tentang hal tersebut.

Ia menilai ada hal yang lebih penting. Masyarakat perlu memprioritaskan perhatian penyebab banyaknya pasien ditelantarkan sebagaimana yang dialami oleh Yurizal.

Ironisnya, tak sedikit yang menganggap penelantaran pasien dinilai layak. Hal ini diduga sering terjadi dialami oleh pasien menggunakan program jaminan kesehatan tersebut.

"Pertanyaan yang sebenarnya lebih penting adalah: Kenapa begitu banyak orang Indonesia, termasuk tenaga kesehatan sering merasa bahwa pasien BPJS layak ditelantarkan hanya karena menggunakan BPJS?," heran dia.

Menurut Cinta Laura, pandangan seperti ini justru semakin membuat tingkat ketidakpercayaan publik semakin tinggi. Hal ini mengingat rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan sudah bermunculan sejak lama.

"Ini terbentuk dari cerita-cerita yang terus bermunculan selama bertahun-tahun (ada yang terverifikasi, ada yang tidak) tentang pasien dan keluarganya yang merasa diabaikan di saat mereka paling membutuhkan pertolongan," jelasnya.

Desak Oknum yang Cibir Pasien BPJS Harus Bertanggung Jawab

5 Sosok Dokter dan Nakes yang Hujat Yurizal Tri Chaerawan, Pasien BPJS yang Meninggal Dunia
Sumber :
  • Instagram/@yurizaltrich/@rumpi_gosip - X @neVerAl0nely___/@cenblubaik

Cinta Laura tidak ingin menjustifikasi selagi kebenarannya belum terungkap. Namun, ia berharap mereka mempertanggungjawabkan perlakuannya apabila terlibat dalam komentar nirempati tersebut.

Ia mengetahui ada sejumlah oknum menuliskan komentar nirempati. Curhatan dari Yurizal pun berujung viral hingga mengundang pusat perhatian dari publik.

"Kalau tuduhan dalam kasus ini terbukti benar, maka mereka yang bertanggung jawab harus dimintai pertanggungjawaban. Apa pun hasil akhirnya, publik tetap berhak mendapatkan transparansi," tegasnya.

Pertanyakan Sistem Layanan Kesehatan di Indonesia

Di sisi lain, Cinta Laura memberikan pertanyaan penting. Hal ini berhubungan dengan perbedaan dari sistem layanan kesehatan, baik antara pengguna asuransi dan BPJS Kesehatan.

Ia sangat menyayangkan kejadian seperti ini sering terjadi di Indonesia. Tak sedikit pengguna BPJS Kesehatan mengeluh sulit mendapatkan apa yang diinginkan oleh mereka.

Sementara, pengguna asuransi kerap kali menjadi prioritas utama ketimbang BPJS Kesehatan. Menurut Cinta, perbedaan ini mempengaruhi keamanan dan kenyamanan bagi pasien saat melangkah ke rumah sakit maupun fasilitas kesehatan lainnya.

"Layanan kesehatan bukanlah hak istimewa bagi mereka yang mampu membayar lebih. Martabat, empati, dan pelayanan medis yang tepat waktu seharusnya tidak pernah bergantung pada apakah seseorang membawa kartu BPJS atau asuransi swasta," bebernya.

Dari meninggalnya Yurizal, Cinta menegaskan bahwa, pasien pengguna BPJS Kesehatan itu juga berhak mendapatkan perlakuan yang sama. Ia berharap tidak ada lagi perbedaan antara pengguna asuransi maupun BPJS ke depannya.

"Pasien ini, dan setiap keluarga di Indonesia, berhak mendapatkan jawaban, akuntabilitas, dan sistem kesehatan yang benar-benar bisa mereka percaya," tukasnya.

(hap)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:51
07:40
01:07
03:14
02:20
02:18

Viral