news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Potret AI - Video promosi brand minuman keras merek Newport diduga menggunakan tantangan hafalan Surat Ad-Dhuha viral.
Sumber :
  • Istimewa

Mengenal Revnaldo Ega Siahaan, MC Booth Newport yang Jadi Sorotan Gegara Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Sosok Revnaldo Ega Siahaan jadi sorotan usai challenge hafalan Al-Qur’an berhadiah miras viral. Kini rumah yang disebut kediamannya didatangi massa.
Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:14 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Nama Revnaldo Ega Siahaan masih menjadi sorotan setelah video challenge hafalan Al-Qur’an berhadiah minuman beralkohol di booth Newport dalam festival musik The Sounds Project viral di media sosial.

Peristiwa yang berlangsung pada Minggu (9/8/2026) tersebut menuai kecaman karena melibatkan Surah Ad-Duha dalam sebuah tantangan yang dikaitkan dengan pemberian minuman beralkohol.

Ega sendiri diketahui merupakan master of ceremony (MC) yang bertugas di booth Newport saat acara berlangsung.

Dalam klarifikasinya, ia menyebut aksi tersebut muncul secara spontan dari pengunjung ketika acara sedang jeda. Namun, Ega mengakui dirinya lalai karena tidak segera mengambil alih mikrofon.

Kini, persoalan tersebut kembali berkembang. Bukan hanya video challenge yang menjadi perhatian, tetapi juga beredar video yang memperlihatkan sejumlah massa mendatangi sebuah rumah yang disebut-sebut sebagai kediaman Ega.

Video terbaru yang beredar di media sosial memperlihatkan sejumlah orang mendatangi sebuah rumah di kawasan Pengasinan, Rawalumbu, Kota Bekasi, pada Selasa malam.

Kedatangan massa tersebut disebut berkaitan dengan viralnya video challenge hafalan Al-Qur’an yang berlangsung di booth minuman beralkohol Newport.

Sejumlah organisasi masyarakat (ormas) juga disebut ikut mengawal kedatangan massa tersebut.

Dalam keterangan video yang beredar, rumah itu disebut sebagai kediaman MC yang terlibat dalam aktivitas challenge membaca Al-Qur’an di booth minuman keras.

Namun, informasi mengenai lokasi tersebut kemudian mendapat penjelasan berbeda.

Setelah dilakukan pengecekan oleh pihak RT dan RW setempat, Revnaldo Ega Siahaan tidak ditemukan di rumah tersebut. 

Bahkan, informasi yang beredar menyebut rumah itu sudah dikontrakkan kepada pihak lain sejak sekitar dua bulan sebelumnya.

Dengan demikian, belum ada kepastian bahwa rumah yang didatangi massa tersebut merupakan tempat tinggal Ega saat ini.

Sebelum muncul video massa mendatangi rumah yang disebut sebagai kediamannya, Ega telah memberikan klarifikasi mengenai kontroversi tersebut.

Ia menjelaskan bahwa dirinya bertugas sebagai MC di booth Newport pada acara The Sounds Project, Minggu (9/8/2026).

Menurut Ega, kejadian berlangsung ketika acara memasuki waktu jeda.

Seorang pengunjung kemudian mengambil mikrofon dan membuat sayembara kepada pengunjung lain untuk melafalkan salah satu surah Al-Qur’an dengan imbalan sebotol minuman beralkohol.

Ega mengakui bahwa dirinya tidak segera mengambil kembali mikrofon tersebut.

"Saya secara pribadi menyatakan permohonan maaf karena tidak mampu mengontrol aksi spontan dari audiens tersebut, sehingga menimbulkan kegaduhan,"

Ia juga mengatakan kejadian tersebut menjadi pembelajaran bagi dirinya agar lebih sigap dalam mengendalikan situasi ketika bertugas sebagai MC.

Pihak Newport juga telah memberikan klarifikasi terkait video yang viral.

Direktur Newport, Handoko Sasongko, menyampaikan permintaan maaf kepada umat Muslim, tokoh agama, serta masyarakat Indonesia atas kegaduhan yang muncul akibat kejadian tersebut.

"Newport menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh umat Muslim, tokoh agama, dan seluruh masyarakat Indonesia atas kejadian yang menimbulkan ketidaknyamanan, rasa terluka, dan kegaduhan yang terjadi," ujar Handoko dalam keterangan tertulisnya, Selasa (11/8/2026).

Handoko menegaskan bahwa aktivitas tersebut bukan bagian dari program, konsep promosi, maupun challenge yang dirancang oleh Newport.

"Aktivitas itu muncul secara spontan dari pengunjung berada di lokasi. Newport sangat menyesalkan bahwa situasi tersebut tidak ditangani sebagaimana mestinya pada saat kejadian," jelasnya.

Perusahaan juga mengakui adanya kelemahan dalam pengawasan karena seorang pengunjung dapat mengambil alih mikrofon MC.

Newport kemudian menyatakan telah melakukan evaluasi internal serta memperkuat prosedur bagi tim dan mitra yang terlibat dalam kegiatan di lapangan.

Kontroversi tersebut juga mendapat respons dari pihak penyelenggara The Sounds Project.

Pihak penyelenggara menyatakan mengecam penggunaan agama sebagai bagian dari challenge atau promosi produk. Mereka menegaskan aktivitas tersebut berada di luar arahan, persetujuan, dan kendali penyelenggara.

The Sounds Project juga menyatakan telah menegur pihak sponsor serta melakukan evaluasi internal agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Kasus ini tidak berhenti pada klarifikasi dari MC, sponsor, maupun penyelenggara.

Polda Metro Jaya juga telah menjadwalkan klarifikasi terhadap pihak event organizer (EO) dan MC terkait viralnya challenge hafalan Al-Qur’an berhadiah minuman beralkohol tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan bahwa penyidik juga berkoordinasi dengan penyelenggara The Sounds Project dan pemilik booth untuk mendalami peristiwa tersebut.

Selain itu, terdapat laporan yang diajukan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penistaan agama. Salah satu laporan tersebut mencantumkan beberapa pihak, termasuk penyelenggara acara, produsen minuman beralkohol, MC, serta seorang pengunjung yang terlihat melafalkan Al-Qur’an dalam video viral.

Artinya, proses hukum mengenai peristiwa tersebut masih berada dalam tahap pendalaman.

Status dan tanggung jawab masing-masing pihak belum dapat disimpulkan hanya berdasarkan video yang beredar di media sosial.

Profil Revnaldo Ega Siahaan Masih Minim Informasi

Di tengah ramainya pemberitaan, banyak warganet kemudian mencari tahu sosok Revnaldo Ega Siahaan.

Ega diketahui berprofesi sebagai MC dan bertugas di booth Newport dalam acara The Sounds Project Vol. 9.

Namun, informasi mengenai kehidupan pribadinya, seperti usia, pendidikan, keluarga, maupun latar belakang lainnya, masih sangat terbatas dan belum banyak dikonfirmasi melalui sumber primer.

Karena itu, informasi mengenai dirinya sebaiknya dibatasi pada hal-hal yang telah dikonfirmasi, terutama terkait perannya sebagai MC dan klarifikasi mengenai insiden tersebut.

Terlebih, munculnya video massa yang mendatangi rumah yang disebut sebagai kediamannya membuat penting untuk membedakan antara informasi yang telah terverifikasi dengan klaim yang hanya beredar di media sosial.

Sampai saat ini, fakta bahwa Ega tidak ditemukan di lokasi dan rumah tersebut disebut telah dikontrakkan kepada pihak lain menjadi informasi penting agar publik tidak terburu-buru menghakimi berdasarkan alamat atau identitas yang belum terverifikasi.

Kasus challenge hafalan Al-Qur’an berhadiah minuman beralkohol ini sendiri masih bergulir.

Polisi masih melakukan pendalaman, sementara pihak Newport, Ega, dan penyelenggara The Sounds Project telah menyampaikan klarifikasi serta permintaan maaf atas kejadian tersebut.

(tsy)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:34
01:25
01:32
01:54
05:21
00:53

Viral