news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Selebgram Fahira Almira Ungkap Perbedaan Diagnosis Usus Buntu di Indonesia dan Malaysia.
Sumber :
  • Instagram @fahiramira

Viral Selebgram Fahira Almira Ungkap Perbedaan Diagnosis Usus Buntu di Indonesia dan Malaysia, Diduga Cuma Black Campaign?

Viral selebgram Fahira Almira ungkap perbedaan diagnosis usus buntu di Indonesia dan Malaysia hingga muncul dugaan konten tersebut merupakan black campaign.
Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:24 WIB
Reporter:
Editor :

Namun, ada pula yang menilai cara penyampaian konten tersebut berpotensi membangun persepsi negatif terhadap dokter dan rumah sakit di Indonesia.

Sorotan semakin besar karena Fahira menyebut fasilitas kesehatan di Penang serta produk obat yang digunakannya dalam konten tersebut.

Kondisi itu kemudian memunculkan pertanyaan mengenai apakah terdapat kepentingan komersial di balik unggahan tersebut.

Di media sosial bahkan muncul tudingan bahwa konten itu merupakan bentuk kampanye hitam atau black campaign terhadap layanan kesehatan Indonesia.

Namun, tudingan tersebut sejauh ini masih sebatas dugaan dan perdebatan publik.

Belum ada bukti atau konfirmasi resmi bahwa Fahira mendapatkan bayaran untuk membuat konten tersebut.

Menkes Budi Gunadi Sadikin Ikut Merespons

Kontroversi tersebut akhirnya sampai ke perhatian Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Saat dimintai tanggapan pada 11 Agustus 2026, Budi mengaku belum melihat langsung video Fahira yang tengah viral.

Meski begitu, ia mengatakan akan mencatat dan mencari informasi lebih lanjut mengenai konten tersebut.

Respons Menkes menjadi penting karena persoalan ini menyentuh isu yang lebih luas, yakni kepercayaan masyarakat terhadap tenaga medis dan fasilitas kesehatan di Indonesia.

Namun, hingga tahap ini belum ada kesimpulan resmi dari Kementerian Kesehatan yang menyatakan bahwa telah terjadi kesalahan diagnosis atau kampanye hitam.

Fahira Akhirnya Memberikan Klarifikasi

Setelah kontroversi semakin ramai, Fahira memberikan klarifikasi melalui media sosial pada 12 Agustus 2026.

Ia meminta maaf kepada pihak-pihak yang merasa tersinggung dan menegaskan bahwa konten tersebut dimaksudkan sebagai pengalaman pribadi.

Fahira mengatakan dirinya tidak bermaksud menyalahkan atau menjatuhkan dokter maupun fasilitas kesehatan tertentu.

Ia kemudian menjelaskan kembali kronologi pemeriksaannya, termasuk alasan memilih mencari second opinion ke Penang.

Menurut Fahira, ia bahkan sengaja meminta izin untuk merekam konsultasi dengan dokter di Malaysia karena sejak awal memang berencana membagikan perjalanan medis tersebut kepada publik.

Dalam klarifikasi berikutnya, Fahira juga mencoba meluruskan pesan yang ingin disampaikannya.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak takut bertanya kepada dokter dan dapat mempertimbangkan second opinion apabila menghadapi keputusan medis besar dan kondisi memungkinkan.

Berita Terkait

1 2
3
4 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:34
01:25
01:32
01:54
05:21
00:53

Viral