- tvOnenews.com/Wildan Mustofa
Pernyataan Resmi Klinik soal Dokter Obgyn yang Viral Diduga DM Bernada Seksual kepada Wanita: Kami Nonaktifkan
Jakarta, tvOnenews.com - Kasus dugaan pelecehan seksual melibatkan dokter spesialis obstetri dan ginekologi (obgyn) mendadak viral di media sosial. Perbincangan publik menyasar pada direct message (pesan) dari dokter obgyn tersebut.
Dokter obgyn tersebut diduga melakukan pelecehan seksual melalui fitur direct message (DM) Instagram kepada wanita pengguna media sosial Threads inisial LK.
Dokter obgyn itu bernama dr Muhammad Iqbal, Sp.OG, pemilik akun Instagram @iballmd. Manajemen klinik sebagai tempat praktiknya merilis pernyataan resminya melalui surat terbuka di Instagram Kirana Clinic Curup, Bengkulu pada Rabu (2/9/2026).
"Klarifikasi manajemen terkait kasus viral Saudara dr. Muhammad Iqbal, SP.OG di medsos," tulis Kirana Clinic Curup dikutip tvOnenews.com, Kamis (3/9/2026).
Kirana Clinic Curup Nonaktifkan dr Muhammad Iqbal SpOG
- tvOnenews.com Edit / Instagram @kiranacliniccurup
Dalam surat terbuka tersebut, manajemen Klinik Kirana telah mengetahui terkait kehebohan yang terjadi di ruang publik. Salah satu tenaga ahlinya diduga mengirim sebuah pesan bernada pelecehan seksual kepada L.
Manajemen klinik tersebut pun resmi menonaktifkan dr Muhammad Iqbal. Keputusan itu tak lepas dari kasus dugaan pesan bernada pelecehan seksual dokter obgyn dari pihaknya viral di media sosial.
Melalui akun Instagram @iballmd, dokter Kirana Clinic Curup tersebut mengirimkan pesan berupa "Nnnya bagus. Minta nomornya, Beb".
"Sehubungan dengan berkembangnya informasi terkait kasus viral percakapan pesan akun Instagram @iballmd yang dimiliki oleh salah satu tenaga ahli kami, dr Muhammad Iqbal SpOG, terhadap akun Instagram @leonakanza_17, kami memutuskan penugasan dr Muhammad Iqbal di Kirana Clinic kami nonaktifkan sampai batas waktu yang belum ditentukan," terang manajemen klinik dalam pernyataannya.
Penilaian Percakapan sang Dokter Obgyn
Lebih lanjut, manajemen Kirana Clinic menilai terkait permasalahan yang merebak di media sosial. Dugaan pesan dari dr Muhammad Iqbal merupakan percakapan yang sifatnya pribadi.
Manajemen klinik menyatakan persoalan tersebut bukan lagi jam kerja maupun sedang berada di lingkungan proses pelayanan kesehatan di Kirana Clinic Curup.
Manajemen klinik memahami dugaan pesan pelecehan seksual tersebut sangat berdampak pada pihkanya. Kirana Clinic pun tetap bertanggung jawab pada profesinya sehingga mendesak sang dokter memberikan pernyataan dan klarifikasinya.