news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Herri Pras Ungkap Alasan Sebenarnya Kritik Keras UAH dan UAS.
Sumber :
  • YouTube HERRI PRAS

Herri Pras Blak-blakan Ungkap Alasan Sebenarnya Kritik Keras UAH dan UAS: Bukan Penghinaan

Herri Pras akhirnya mengungkap alasannya mengkritik Ustaz Adi Hidayat dan Ustaz Abdul Somad. Tegaskan istilah "setan bisu" bukan penghinaan.
Rabu, 4 November 2026 - 11:57 WIB
Reporter:
Editor :

Menurutnya, seseorang yang memiliki pengaruh dan kemampuan untuk mengingatkan masyarakat seharusnya tidak memilih diam ketika mengetahui adanya tindakan yang merugikan umat.

Ia juga menyinggung hadis tentang kewajiban mengubah kemungkaran sesuai kemampuan, baik melalui tindakan, perkataan, maupun hati.

Namun, Herri menilai tanggung jawab seorang pendakwah yang memiliki pengaruh luas semestinya lebih besar dalam menyuarakan persoalan yang dianggapnya perlu diluruskan.

Herri Pras juga memberikan tanggapan mengenai kemungkinan pernyataannya dianggap sebagai penghinaan atau ujaran kebencian.

Ia menyatakan tidak keberatan apabila kritik kerasnya dinilai sebagai bentuk kebencian terhadap pihak yang menurutnya melakukan penipuan kepada masyarakat.

"Dan apabila ungkapan penipu ataupun setan bisu dianggap suatu penghinaan, artinya teman-teman, istilah-istilah yang sudah dibangun disampaikan oleh ulama-ulama terdahulu tidak boleh kita pakai untuk saat ini karena tidak pantas untuk diucapkan kepada ulama-ulama yang sekarang ini rajin berbohong karena dianggap sebagai ujaran kebencian," jelasnya.

Herri kemudian menegaskan bahwa dirinya memang menentang tindakan yang menurutnya merugikan umat, bukan semata-mata menyerang seseorang karena statusnya sebagai ulama atau habib.

Ia turut mempertanyakan kapasitas keilmuan Habib Umar bin Hafiz, terutama terkait klaim keahlian dalam bidang hadis dan Alquran.

Menurut Herri, kapasitas seorang ahli hadis semestinya dapat ditelusuri melalui karya, penelitian, dan kontribusi keilmuan yang bisa dibuktikan.

Pernyataan tersebut kembali memicu perdebatan karena menyangkut reputasi dan kompetensi tokoh agama yang memiliki banyak pengikut.

(tsy)

Berita Terkait

1 2
3
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:21
14:13
09:50
04:54
08:02
14:03

Viral