- tim tvOnenews/Julio Trisaputra
Shalat Fajar Lebih Baik dari Dunia dan Isinya, Bedakah dengan Qabliyah Subuh? Simak Penjelasan Buya Yahya Ini
Jakarta, tvOnenews.com - Dalam sebuah ceramah, Buya Yahya mendapatkan pertanyaan mengenai perbedaan shalat fajar dan qabliyah subuh.
Sebagaimana dalam Islam, subuh adalah waktu yang istimewa.
Hal ini karena semua amalan yang dilakukan saat subuh akan disampaikan oleh malaikat kepada Allah SWT.
Karena saat subuh, semua malaikat siang dan malam berkumpul.
Selain pastinya wajib melaksanakan shalat subuh, ternyata shalat fajar juga sangat dianjurkan.
Bahkan meski subuhnya kesiangan. amalan shalat fajar juga tetap dianjurkan untuk tetap dilakukan.
Sangking khususnya, dalam sebuah hadits disebutkan bahwa shalat fajar lebih baik dari dunia dan isinya.
Keutamaan shalat fajar itu tercantum dalam hadits yang diriwayatkan oleh Sayyidah ‘Aisyah.
رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا
“Dua rakaat shalat fajar lebih utama dari dunia dan seisinya” (HR. Muslim).
Namun bedakah shalat fajar dan shalat qabliyah subuh?
Shalat Fajar Lebih Baik dari Dunia dan Isinya, Bedakah dengan Qabliyah Subuh? Simak Penjelasan Buya Yahya Ini (Tangkapan Layar/YouTube Al-Bahjah TV)
Prof. KH.Yahya Zainul Ma'arif atau Buya Yahya menjelaskan bahwa di kalangan ulama ada dua pendapat mengenai shalat fajar.
Kata Buya Yahya, ada yang menyebut shalat fajar sebagai shalat sunnah qabliyah.
Namun ada yang juga mengatakan bahwa shalat fajar berbeda dengan shalat sunnah sebelum subuh.
“Shalat sunnah fajar kebanyakan ulama, mengatakan dan itu dikukuhkan oleh mazhab Imam Syafi’i yang disebut dua rakaat fajar itu dua rakaat sunnah qabliyah subuh,” ujar Buya Yahya sebagaimana dikutip oleh tvOnenews melalui kanal YouTube Al-Bahjah TV pada Kamis (26/10/2023).
“Sama seperti shalat dhuha, pendapat yang dikukuhkan dalam mazhab imam syafi’i, shalat isyraq adalah shalat dhuha,” tambah Buya Yahya.
Buya Yahya menjelaskan bahwa selain pendapat itu, ada pendapat kedua yang salah satunya dijelaskan oleh Imam Ghazali.
“Seperti imam Ghazali, ini pendapat kedua, jika anda melakukannya dibolehkan, meski lemah tapi pendapat ulama,” kata Buya Yahya.
Menurut pendapat kedua ini, shalat dua rakaat fajar bukanlah qabliyah subuh.
“Dua rakaat fajar bukan dua rakaat qabliyah subuh, jika anda mendengar adzan anda shalat fajar, baru sebelum shalat subuh shalat dua rakaat qabliyah subuh,” tandas Buya Yahya.
“Jadi ada 2 rakaat fajar ada 2 rakaat qabliyah subuh, ini pendapat yang kedua,” tambah Buya Yahya.
Buya Yahya mengatakan kepada setiap muslim boleh memilih menggunakan pendapat yang mana.
Hal ini karena keduanya pendapat ulama dan tidak ada yang salah jika mengikuti salah satunya.
Hadits Tentang Keistimewaan Subuh
Shalat Fajar Lebih Baik dari Dunia dan Isinya, Bedakah dengan Qabliyah Subuh? Simak Penjelasan Buya Yahya Ini (pixbaay/krystianwin)
Subuh adalah waktu istimewa.
Karena saat subuh, malaikat berkumpul.
Oleh karenanya, semua yang dilakukan saat subuh disaksikan oleh malaikat.
Berikut beberapa dalil yang menjelaskan mengenai keistimewaan dari subuh.
Hadits Bukhari Muslim
"Malaikat yang bertugas di malam hari dan yang bertugas di siang hari datang bergantian kepada kalian. Mereka berkumpul pada waktu dikerjakannya shalat subuh dan shalat ashar. Malaikat yang semula berada pada kalian, lalu naik ke langit dan selanjutnya Rabb mereka menanyai mereka,--sementara Dia lebih mengetahui keadaan mereka (para hamba-Nya)--: 'Bagaimana keadaan hamba-hamba-Ku ketika kalian tinggalkan?' Para malaikat menjawab: 'Kami meninggalkan mereka, sedang mereka tengah mengerjakan shalat dan kami mendatangi mereka, sedang mereka juga tengah mengerjakan shalat.'" (HR Bukhari dan Muslim).
Hadits Bukhari
“Sesungguhnya shalat yang paling berat dilaksanakan oleh orang-orang munafik adalah shalat isya dan shalat subuh. Sekiranya mereka mengetahui keutamaan keduanya, niscaya mereka akan mendatanginya sekalipun dengan merangkak.” (HR. Bukhari).
Niat Shalat Fajar atau Qabliyah Subuh
Sebagaimana dijelaskan oleh Buya Yahya di atas, pendapat ulama yang mengenai shalat fajar ada dua.
Ada yang membedakan antara shalat fajar dan shalat sunnah qabliyah subuh.
Buya Yahya mempersilahkan setiap Muslim ingin memilih.
Jika ingin menjalani pendapat ulama yang pertama yakni shalat fajar adalah sunnah qabliyah subuh, maka berikut niatnya.
أصَلِّي سُنَّةٌ قَبْلِيَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى.
Arab latin: Ushallii sunnatan qabliyatash shubhi rak'ataini lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku niat shalat sunnah sebelum Subuh dua rakaat karena Allah Ta'ala."
Itulah penjelasan mengenai shalat fajar.
Semoga kita semua senantiasa dimudahkan untuk beribadah kepada Allah SWT.
Disarankan bertanya langsung kepada ulama, pendakwah atau ahli agama Islam, agar Anda mendapatkan pemahaman yang lebih dalam lagi.
Wallahua’lam