- Kolase tim tvOnenews.com
Niat Pergi Haji tapi Harganya Mahal, Ternyata Buya Yahya Justru Tegaskan Jangan Cari Uang untuk Naik Haji, Sebab…
tvOnenews.com - Ibadah Haji termasuk salah satu rukun Islam yang mewajibkan setiap umat Islam untuk menunaikannya bagi yang mampu.
Saking mulianya, tak sedikit umat Islam yang berlomba-lomba mengumpulkan uang dan harta agar bisa menunaikan ibadah haji dan berangkat ke Tanah Suci.
Namun, ternyata Buya Yahya justru memberi peringatan kepada orang yang mencari uang dengan niat untuk pergi haji. Mengapa demikian?
Lantas, apa hukumnya mengumpulkan uang untuk haji dalam ajaran Islam?
Dalam salah satu ceramahnya, Buya Yahya menjelaskan mengenai ibadah Haji dalam ajaran agama Islam.
Seperti apa penjelasan dari Buya Yahya mengenai hal tersebut? Simak informasinya berikut ini.
Dilansir dari tayangan pada kanal YouTube Buya Yahya, pendakwah yang juga pendiri pondok pesantren Al Bahjah ini menjelaskan mengenai ibadah Haji.
Berbeda dengan ibadah lainnya dalam ajaran Islam, menunaikan ibadah Haji sangat memerlukan persiapan yang matang.
Buya Yahya. (Ist)
Terutama dari segi materi karena untuk dapat melaksanakan ibadah haji memerlukan biaya yang tak sedikit serta kemampuan fisik yang memadai.
Seiring perkembangan zaman, biaya yang dibutuhkan untuk dapat pergi haji juga akan semakin meningkat.
Namun itu tidak memadamkan semangat umat Islam untuk menunaikan ibadah haji. Sehingga setiap hari mengumpulkan uang dan harta untuk bisa berangkat haji segera.
Akan tetapi, Buya Yahya secara tegas mengingatkan kepada orang yang mengumpulkan uang untuk pergi haji.
"Tidak dianjurkan, tidak diperintahkan, tidak diwajibkan anda mencari duit untuk haji," tegas Buya Yahya pada tayangan YouTube Buya Yahya.
Secara tegas Buya Yahya mengingatkan untuk tidak mengumpulkan uang demi pergi haji, sebab hal itu bukanlah sesuatu yang diwajibkan bagi umat Islam.
"Kurang ekstrim apa omongan saya, anda tidak wajib mengumpulkan duit, cari duit untuk haji, enggak wajib," ujar Buya Yahya.
Menurut Buya Yahya, yang wajib di dalam Islam yaitu mencari nafkah oleh seorang suami untuk anak dan istrinya, bukan untuk pergi haji.
"Yang wajib, suami cari duit nafkah istri," tegas Buya.
"Tapi anda tidak wajib mencari duit untuk naik haji, tidak ada," lanjutnya.
Agar tidak keliru, Buya Yahya menerangkan bahwa pergi haji itu hukumnya wajib jika memang sudah memiliki kemampuan secara materi dan fisik.
Akan tetapi, jika memang belum punya materi yang cukup, tidak ada kewajiban untuk pergi haji, juga tak ada kewajiban mengumpulkan uang untuk haji.
"Jika ternyata anda tiba-tiba kaya, baru wajib haji, itu saja," terangnya. (far/kmr)