news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ustaz Adi Hidayat, shalat tarawih 8 rakaat tapi imam 23 rakaat.
Sumber :
  • youtube

Memangnya Boleh Shalat Tarawih 8 Rakaat padahal Imam 23 Rakaat? Ustaz Adi Hidayat Tegas: Kenapa Antum Mundur?

Apa hukumnya shalat tarawih 8 rakaat tapi imam 23 rakaat? Ustaz Adi HIdayat jelaskan tentang rakaat shalat tarawih, bagaimana jika ingin 8 rakaat saja shalatnya
Minggu, 17 Maret 2024 - 10:10 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Apakah boleh jika shalat tarawih 8 rakaat sementara imam melakukan 23 rakaat?

Fenomena ini sering ditemukan ketika shalat tarawih berjamaah di masjid.

Ketika bilangan shalat tarawih sudah mencapai 8 rakaat, ada sebagian jemaah yang memutuskan untuk pulang ke rumah.

Padahal, imam masih lanjut shalat tarawih sampai 23 rakaat.

Apakah boleh yang demikian itu?

Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Ustaz Adi Hidayat, berikut penjelasan tentang hukum shalat tarawih 8 rakaat padahal imam 23 rakaat.

"Bagaimana hukumnya bila shalat jemaah tarawih imam 23 rakaat tapi kita mundur hanya 8 rakaat," kata Ustaz Adi Hidayat.

Berkaitan dengan masalah ini, Ustaz Adi Hidayat secara tegas langsung menanyakan alasan mundur ketika tarawih baru 8 rakaat.

"Pertanyaannya, kenapa antum mundur," ujar Ustaz Adi Hidayat.

Menurut Ustaz Adi Hidayat, ada dua penjelasan terkait masalah tarawih ini.

"Karena ada dua sifatnya di sini, pertama memang hanya ingin mengambil 8 saja dari tarawih karena terbiasa 8," terang Ustaz Adi Hidayat.

Alasan yang kedua, mundur saat 8 rakaat karena alasan capek.

"Yang kedua, karena capek," ujar Ustaz Adi Hidayat.

"Mungkin di sini enggak terasa tapi kalau antum tarawih di Masjidil Haram dan sebagainya yang cukup panjang, mulai mundur teratur pelan-pelan," lanjutnya.

Menurut Ustaz Adi Hidayat, jika memilih untuk keluar dari jemaah setelah 8 rakaat karena memang terbiasa mengerjakan yang 8, maka tidak ada masalah.

"Kalau dimaksudkan tidak sekedar hanya untuk meninggalkan ibadah, tapi hanya mengambil sebagian yang memang ada dalil di situ, itu enggak ada masalah," jelas Ustaz Adi Hidayat.

Namun masalahnya ia tidak akan dapat pahala sebanyak yang mengerjakan 23 rakaat.

"Tapi antum barangkali tidak mendapatkan pahala penuh seperti orang mendapatkan lebih daripada antum, 8 dengan 23 banyak mana, jadi pahalanya banyak yang mana," ujar Ustaz Adi Hidayat.

"Jadi ketika antum kerjakan 11, mereka 23, ya lebih banyak yang 23," lanjutnya.

Kemudian Ustaz Adi Hidayat menerangkan bahwa persoalan besaran pahala terkadang tidak selalu ukuran jumlah rakaatnya.

"Tapi persoalannya, ini yang paling penting juga dilihat, ukuran banyak atau sedikit ditentukan oleh yang lainnya," kata Ustaz Adi Hidayat.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:55
01:36
04:14
01:26
05:42
01:15

Viral