news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ini Anjuran Ustaz Adi Hidayat untuk Para Penyelenggara Shalat Idul Fitri.
Sumber :
  • istockphoto

Ini Anjuran Ustaz Adi Hidayat untuk Para Penyelenggara Shalat Idul Fitri

Dalam sebuah ceramah, Ustaz Adi Hidayat (UAH) menganjurkan beberapa hal kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) atau panitia penyelenggaraan Shalat Idul Fitri.
Senin, 8 April 2024 - 15:01 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Dalam sebuah ceramah, Ustaz Adi Hidayat (UAH) menganjurkan beberapa hal kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) atau panitia penyelenggaraan Shalat Idul Fitri.

Hal ini dikatakan oleh Ustaz Adi Hidayat agar Shalat Idul Fitri sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Selain itu dengan mengikuti anjuran Rasulullah SAW maka seluruh umat yang menjalankannya akan nyaman.

Lalu apa saja anjuran Ustaz Adi Hidayat kepada penyelenggara Shalat Idul Fitri?


Ini Anjuran Ustaz Adi Hidayat untuk Para Penyelenggara Shalat Idul Fitri (Sumber: Tangkapan Layar/Adi Hidayat Official)

Berikut penjelasannya yang dirangkum tvOnenews.com dari ceramah Beliau yang diunggah di kanal YouTube.

Dilaksanakan Saat Bayangan Matahari di Dua Tombak

Hal pertama yang harus dilakukan kata Ustaz Adi Hidayat bahwa Shalat Idul Fitri dilakukan saat bayangan matahari di dua tombak.

“Penunaian shalat, pertama dilangsungkan di awal waktu bagi Idul Adha, tapi untuk Idul Fitri boleh dimundurkan sampai bayangan matahari di dua tombak,” ujar Ustaz Adi Hidayat.

Maka jika dikonversikan ke dalam jam, kata Ustaz Adi Hidayat maka saat matahari di dua tombak yang dimaksud adalah sekitar pukul 06.30.

“Misal ukuran jam misalnya Idul Adha 06.30 nah kalau Idul Fitri boleh jam 06.45 atau 06.50,” jelas Ustaz Adi Hidayat.

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa alasan logis dari mundurnya pelaksanaan Shalat Idul Fitri ini karena adanya sunnah makan sebelum berangkat ke masjid.

“Haditsnya adalah Nabi mengimani kami di Idul Fitri di saat matahari dua tombak, kalo Idul Adha harus segera, agar saat dhuha sudah bisa menyembelih hewan kurban,” kata Ustaz Adi Hidayat.

Dilangsungkan di Tempat yang Luas

Kemudian yang kedua Ustaz Adi Hidayat mengatakan, pelaksanaan Shalat Idul Adha harus dilangsungkan di tempat yang luas terbuka, kecuali terjadi halangan tertentu.

“Adalah nabi SAW saat akan masuk shalat idul fitri akan mengimami dan memilih tempat yang luas, jika masjid tidak menampung banyak, namun ada lapangan, maka pilih lapangan,” jelasnya.

“Namun jika lebih baik di masjid misal karena hujan, kembalikan ke masjid, setidaknya ada yang tertampung kemudian melebar tak apa, tapi yang utama tempat yang luas,” sambungnya.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:50
05:20
07:41
02:19
00:36
05:45

Viral