- Viva
Kisah Nabi Adam
Penciptaan Siti Hawa
Pasca pembangkangan Iblis, Nabi Adam ditempatkan dalam surga. Sungguh tiada lapar dan haus, lelah atau bosan, panas atau dingin, serta segala sakit dan penderitaan yang dapat ditemukan di tempat ini. Hanya ada kenyamanan dan kesenangan semata.
Namun dibalik segala rasa bahagia ini, ternyata Nabi Adam diam-diam mendambakan seorang kawan dan pasangan tempat ia dapat berbagi kebahagiaan tersebut. Allah SWT Yang Maha Mengetahui lalu menciptakan pasangan bagi Nabi Adam dari tulang rusuknya saat ia tertidur.
Diriwayatkan oleh shahih Muslim, Ketika terbangun, ia mendapati Siti Hawa yang tengah duduk tepat di samping kepalanya yang terbaring. Untuk mengetes pengetahuan Nabi Adam, para malaikat pun bertanya siapakah nama perempuan yang berada di sampingnya. Singkat, Nabi Adam menjawab, "Hawa".
"Mengapa ia dinamakan Hawa?", para malaikat pun bertanya kembali.
Nabi Adam pun menjawab, "Karena ia diciptakan dari sesuatu yang hidup." Nabi Adam lalu menjelaskan bahwa Hawa diciptakan dari bagian tubuhnya yang hidup yakni tulang rusuknya yang bengkok. Malaikat puas dengan jawaban tersebut. Sejak saat itu Nabi Adam kian bahagia bersama Siti Hawa di dalam surga.
Diturunkannya Nabi Adam dan Siti Hawa ke Bumi
Kisah Nabi Adam tentu tak berhenti sampai disini. Dalam kehidupannya di surga, Allah mengizinkan Adam dan Hawa untuk menikmati apa saja yang ada di surga sesuka hati mereka. Namun secara spesifik, Allah SWT melarang mereka mendekati satu hal, yakni pohon khuldi.
Allah berfirman, “Wahai Adam, tinggallah Engkau dan istrimu di surga ini. dan makanlah makanan-makanan yang banyak lagi baik dimana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu mendekati pohon ini, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang zalim.”
Walau Nabi Adam diajarkan banyak hal oleh Allah, namun ia tak mengetahui apa-apa yang tak Allah izinkan beliau untuk ketahui. Hal ini termasuk rencana Iblis menggelincirkan Adam dan Hawa untuk melanggar ketentuan Allah.
Disebutkan dalam beberapa riwayat, pohon khuldi merupakan pohon pengetahuan dimana ada pengetahuan yang baik dan yang jahat. Ada yang menyebut buah dari pohon ini dapat membangkitkan hawa nafsu. Ketika terbit hawa nafsu, maka sudah pasti akan ada rasa ketidakpuasan yang muncul.