- Kolase tangkapan layar YouTube Emaan & Canva
Jangan Sekali-kali Mengenakan Pakaian ini saat Shalat, Meski Menutupi Aurat Kata Syekh Ali Jaber Mengandung Dosa
Hal ini mengingat sudah banyak umat Muslim selalu melakukan cara agar yang haram menjadi halal.
Almarhum Syekh Ali Jaber pun merasa khawatir terkait sifat tersebut, misalnya ada larangan berpakaian ini harus dihalalkan.
Sontak, almarhum kelahiran di Madinah itu menganggap tanda akhir zaman sudah mulai dekat.
Menurutnya, cara berpakaian dari budaya seseorang bisa menyebabkan yang halal menjadi haram karena punya keyakinan sendiri.
Maka, Almarhum Syekh Ali Jaber menyampaikan pakaian ini dilarang atau haram dalam Agama Islam jika dipakai saat shalat.
Ia pun membocorkan pakaian yang haram untuk shalat bagi kalangan laki-laki, yakni menggunakan bahan sutra.
Misalnya sarung memiliki bahan sutra meski menutup aurat tidak dianjurkan untuk dipakai.
"Berhati-hati kaum laki-laki jangan pakai sarung sutra, berpakaian sutra," kata Almarhum Syekh Ali Jaber.
Ia menjelaskan alasan pakaian bahan sutra diharamkan saat dipakai untuk shalat.
Menurutnya, seorang laki-laki mengenakan pakaian bahan sutra hanya ingin pamer dan menunjukkan sifat kesombongannya.
Sebaliknya, ia berpendapat pakaian bahan sutra masih boleh digunakan oleh kalangan perempuan saat menunaikan shalat.
Ia pun mengingatkan setiap Muslim saat melihat laki-laki menggunakan pakaian berbahan sutra sebaiknya menjauh dan ditegur.
"Setiap saat dia periksa jangan sampai kotor, kalau shalat di samping orang pakai sutra (akan diingatkan) ‘Maaf Pak saya pakai sutra jadi mohon agak jauh'," jelasnya.
Pendakwah itu menuturkan akan memicu dosa secara batin jika menggunakan pakakaian bahan sutra.
"Sifat sombong itu dosa batin," tandasnya.
Kesimpulan: Pakaian menutupi aurat yang tidak boleh dikenakan saat shalat dan hanya memunculkan dosa jika laki-laki menggunakan pakaian bahan sutra.
Wallahu A'lam Bishawab.
(kmr/hap)