- Ilustrasi/Freepik
Doa Untuk Guru di Momen Hari Guru Nasional
Maka dari dialog di atas kita dapat mengambil kesimpulan, betapa pentingnya mendoakan guru, baik yang masih hidup maupun yang telah wafat.
Maka di momen Hari Guru Nasional ini, alangkah baiknya selain ucapan, seorang murid mendoakan guru-gurunya.
Berikut salah satu doa yang bisa dipanjatkan untuk guru di Hari Guru Nasional ini.
Doa untuk guru ini ditulis oleh Syekh Abdul Fattah Abu Guddah.
Ia menuliskan doa ampunan bagi guru-guru kita dalam catatan kaki kitab Risâlah al-Mustarsyidin. Berikut bacaannya.
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِمَشَايِخِنَا وَلِمَنْ عَلَّمَنَا وَارْحَمْهُمْ، وَأَكْرِمْهُمْ بِرِضْوَانِكَ الْعَظِيْمِ، فِي مَقْعَد الصِّدْقِ عِنْدَكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Bacaan Latin: Allâhumma-ghfir li masyâyikhinâ wa liman ‘allamanâ wa-rhamhum wa akrimhum biridlwânikal ‘adhîm fî maq’adish shidqi ‘indaka yâ arhamar râhiîn
Artinya: Wahai Allah ampunilah guru-guru kami dan orang yang telah mengajar kami. Sayangilah mereka, muliakanlah mereka dengan keridhaan-Mu yang agung, di tempat yang disenangi di sisi-Mu, wahai Yang Maha Penyayang di antara penyayang. (Imam al-Haris al-Muhasibi, Risâlah al-Mustarsyidin, Dar el-Salam, halaman 141)
Itulah doa untuk guru yang baik jika dibaca oleh seluruh murid.
Wallahu’alam bishawab