- Tangkapan Layar/Khalid Basalamah Official
Shalat Qabliyah Subuh Lebih Utama dari Dunia dan Segala Isinya, Ustaz Khalid Basalamah: Ini Dua Surat yang Biasa Dibaca Nabi Muhammad SAW
tvOnenews.com - Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan surat-surat yang biasa dibaca oleh Nabi Muhammad SAW saat shalat Qabliyah Subuh.
Shalat Qabliyah Subuh adalah salah satu shalat sunnah rawatib yang dikerjakan sebelum melaksanakan shalat wajib (fardhu) Subuh.
Shalat Qabliyah Subuh ini memiliki kedudukan istimewa dalam Islam karena Nabi Muhammad SAW sangat menganjurkan pelaksanaannya.
Bahkan dalam salah satu hadis dikatakan, Shalat Qabliyah Subuh atau yang kadang disebut Shalat Fajar sangatlah utama.
“Dua rakaat shalat sunnah subuh (qabliyah subuh) lebih baik daripada dunia dan seluruh isinya.” (HR. Muslim).
Mengapa Shalat Qabliyah Subuh yang padahal amalan sunnah bisa begitu penting?
Sebagaimana dijelaskan dalam berbagai hadis, subuh sangatlah istimewa.
Maka tak heran jika amalan di waktu subuh juga menjadi istimewa.
Berikut beberapa dalil yang menegaskan tentang keutamaan waktu subuh.
Hadis Imam Bukhari
“Sesungguhnya shalat yang paling berat dilaksanakan oleh orang-orang munafik adalah shalat isya dan shalat subuh. Sekiranya mereka mengetahui keutamaan keduanya, niscaya mereka akan mendatanginya sekalipun dengan merangkak.” (HR. Bukhari).
“Rasulullah apabila hendak menyerbu suatu kaum, beliau menundanya hingga tiba waktu subuh.” (HR Bukhari)
Hadis Imam Muslim
“Barangsiapa yang shalat isya berjamaah maka seolah-olah dia telah shalat malam selama separuh malam. Dan barangsiapa yang shalat subuh berjamaah maka seolah-olah dia telah shalat seluruh malamnya.” (HR. Muslim).
Hadis Baihaqi
“Hai Fatimah, bangun dan saksikanlah rezeki Rabb-mu karena Allah membagi-bagikan rezeki para hamba antara shalat subuh dan terbitnya matahari.” (HR. Baihaqi).
Maka, selain Shalat Subuh yang fardhu (wajib) mulai sekarang jangan tinggalkan Shalat Qabliyah Subuh.
Selain utama, ternyata ada dua surat yang biasa dibaca oleh Rasulullah SAW ketika melaksanakan shalat qabliyah subuh.
Surat apakah yang biasa dibaca Nabi Muhammad SAW saat Shalat Qabliyah Subuh?
Ternyata surat yang biasa dibaca oleh Nabi Muhammad SAW saat Shalat Qabliyah Subuh tidaklah panjang.
Surat yang biasa dibaca Nabi Muhammad SAW saat Shalat Qabliyah Subuh hanya terdiri dari enam ayat dan termasuk dalam juz 30 Al-Qur’an.
Surat tersebut merupakan surat ke-109 dan ke-114 dalam Al-Qur’an.
Ustaz Khalid Basalamah kemudian mengatakan, istri Nabi Muhammad SAW yakni Siti Aisyah RA juga merasa heran mengapa Rasulullah SAW melaksanakan Shalat Qabliyah Subuh dengan durasi yang cukup singkat.
Namun kata Aisyah RA, meski singkat, Nabi Muhammad SAW tak pernah meninggalkan Shalat Qabliyah Subuh.
“Walaupun waktunya sudah sedikit,” kata Ustaz Khalid Basalamah.
Lalu surat apakah itu?
"Surat Al kafirun rakaat pertama sama Al Ikhlas rakaat kedua,” jelas Ustaz Khalid Basalamah.
“Ini bukan maknanya Nabi Shalallahu alaihi wa sallam meninggalkan Al Fatihah ya," sambung Ustaz Khalid Basalamah.
Berikut bacaan lengkap surat yang biasa dibaca oleh Rasulullah SAW saat shalat sunnah qabliyah subuh.
Surat Al Kafirun Terdiri dari 6 Ayat
Ayat 1
قُلْ يٰٓاَيُّهَا الْكٰفِرُوْنَۙ
Qul yā ayyuhal-kāfirūn(a).
Artinya: Katakanlah (Nabi Muhammad), “Wahai orang-orang kafir,
Ayat 2
لَآ اَعْبُدُ مَا تَعْبُدُوْنَۙ
Lā a‘budu mā ta‘budūn(a).
Artinya: aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.
Ayat 3
وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُدُۚ
Wa lā antum ‘ābidūna mā a‘bud(u).
Artinya: Kamu juga bukan penyembah apa yang aku sembah.
Ayat 4
وَلَآ اَنَا۠ عَابِدٌ مَّا عَبَدْتُّمْۙ
Wa lā ana ‘ābidum mā ‘abattum.
Artinya: Aku juga tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah.
Ayat 5
وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُدُۗ
Wa lā antum ‘ābidūna mā a‘bud(u).
Artinya: Kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah apa yang aku sembah.
Ayat 6
لَكُمْ دِيْنُكُمْ وَلِيَ دِيْنِ ࣖ
Lakum dīnukum wa liya dīn(i).
Artinya: Untukmu agamamu dan untukku agamaku.”
Surat Al Ikhlas Terdiri dari 4 Ayat
Ayat 1
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Qul huwallāhu aḥad(un).
Artinya: Katakanlah (Nabi Muhammad), “Dialah Allah Yang Maha Esa.
Ayat 2
اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ
Allāhuṣ-ṣamad(u).
Artinya: Allah tempat meminta segala sesuatu.
Ayat 3
لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ
Lam yalid wa lam yūlad.
Artinya: Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan
Ayat 4
وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ ࣖ
Wa lam yakul lahū kufuwan aḥad(un).
Artinya: serta tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya.”
Itulah bacaan lengkap Surat Al Kafirun dan Surat Al Ikhlas yang biasa dibaca Nabi Muhammad SAW saat Shalat Qabliyah Subuh.
Penjelasan Ustaz Khalid Basalamah ini dirangkum dari ceramah beliau yang diunggah di kanal YouTube resmi miliknya.
Semoga bermanfaat dan kita selalu dimudahkan dalam beribadah kepada Allah SWT.
Wallahu'alam bishawab
(put)