news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Keluarga Muslim yang sedang Berbuka Puasa Ramadhan.
Sumber :
  • istockphoto

Mengapa Puasa Ramadhan Diwajibkan? Tak Disangka Ternyata Inilah Alasannya

Saat ini semua umat Islam sedang berada di dalam bulan suci Ramadhan, bulan yang berlimpah ruah keberkahan. Lalu sebenarnya apa dasar dari perintah wajib puasa di bulan Ramadhan? Berikut penjelasannya.
Jumat, 14 Maret 2025 - 21:59 WIB
Reporter:
Editor :

“Apabila datang awal malam dari bulan Ramadhan, setan-setan dan jin-jin yang sangat jahat dibelenggu, pintu-pintu neraka ditutup tidak ada satu pintu pun yang terbuka, sedangkan pintu-pintu surga dibuka tidak ada satu pintu pun yang ditutup. Dan seorang penyeru menyerukan: ‘Wahai orang yang menginginkan kebaikan kemarilah. Wahai orang-orang yang menginginkan kejelekan tahanlah.’ Dan Allah memiliki orang-orang yang dibebaskan dari neraka, yang demikian itu terjadi pada setiap malam.” 

(HR. At-Tirmidzi dalam Sunan-nya no. 682 dan Ibnu Majah dalam Sunan-nya no. 1682, dihasankan Asy-Syaikh Albani rahimahullahu dalam Al-Misykat no. 1960)

Ini adalah bukti kasih sayang Allah kepada hamba-Nya. Allah memberikan kita kesempatan seluas-luasnya untuk kembali ke jalan yang benar, memperbanyak ibadah, dan meraih ridha-Nya.

Ramadhan bukan sekadar kewajiban, tetapi anugerah terbesar bagi kita umat muslim. Setiap detik yang kita jalani dalam bulan ini bisa menjadi penyelamat di akhirat kelak. Maka jangan biarkan Ramadhan kali ini berlalu sia-sia. Marilah jadikan bulan suci ini sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, dan menabung pahala sebanyak mungkin.

Satu hal yang harus kembali kita ingatkan pada diri, bahwa hidup di dunia hanyalah tempat bersinggah. Kita semua sedang dalam perjalanan menuju akhirat. 

Dengan berpuasa Ramadhan, akan jadi kesempatan emas untuk kita dapat menabung pahala sebanyak-banyaknya, jangan biarkan Ramadhan berlalu tanpa perubahan. Jadikan bulan ini sebagai titik balik untuk menjadi Muslim yang lebih baik dari sebelumnya. Hingga akhirnya, kita bisa pulang dengan bahagia.

Wallahu’alam bishawab

(put)

 Artikel Ini ambil dari tulisan Fitriah Khairani, Mahasantriwati Cinta Quran

Berita Terkait

1 2
3
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:41
01:15
01:16
01:29
10:52
04:13

Viral