news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Apakah Sah Shalatnya Cuma Baca Surat Qulhu? Kata Ustaz Adi Hidayat Selama Kondisi....
Sumber :
  • dok.tangkapan layar youtube Adi Hidayat

Apakah Sah Shalatnya Cuma Baca Surat Qulhu? Kata Ustaz Adi Hidayat Selama Kondisi...

Tentunya tak lepas dari kemampuan seseorang dalam menghafal ayat suci Quran. Lantas, bolehkah hanya membaca surat Qulhu atau Al Ikhlas?
Sabtu, 31 Mei 2025 - 11:27 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com- Ustaz Adi Hidayat yang disapa UAH pernah menjelaskan, seputar kemampuan menghafal surat pendek saat shalat bisa berbeda.

Apakah Sah Shalatnya Cuma Baca Surat Qulhu? Kata Ustaz Adi Hidayat Selama Kondisi...
Sumber :
  • dok.tangkapan layar youtube Adi Hidayat

 

Merasa belum maksimal hafalannya, memungkinkan hanya baca surat beberapa saja. Ustaz Adi Hidayat pun menyinggung pengulangan surat dalam, apakah boleh?.

Sebagaimana, surat pendek atau yang biasa digunakan dalam shalat, seperti Adh Dhuha, An Nas,Al Ikhlas, Baqarah Ayat Tertentu, An Nasr,dll. 

Surat Qulhu atau Al-Ikhlas memang lebih suka dipakai dalam shalat karena mudah dihafalkan. 

Tentunya tak lepas dari kemampuan seseorang dalam menghafal ayat suci Quran. Bolehkah shalat hanya membaca surat Qulhu atau Al Ikhlas?

Dilansir dari ceramah, Ustaz Adi Hidayat sering melihat atau mendengar seseorang lupa bacaan saat shalat. Juga bisa mengulang surat yang sama di rakaat pertama dan ke rakaat selanjutnya. 

UAH pun menjelaskan itu diperbolehkan. Sehingga pengulangan baca surat Qulhu atau Al Ikhlas disetiap rakaatnya pun tidak masalah. 

"Itu Boleh kok, boleh," kata Ustaz Adi Hidayat, dikutip dari YouTube Adi Hidayat Official, Sabtu (31/5/2025).

"Rakaat pertama Al Ikhlas (Qulhu), rakaat kedua Al Ikhlas, boleh kok," jelasnya.

Lebih lanjut, UAH menceritakan soal bacaan shalat dengan surat Al Ikhlas sudah ada dizaman Nabi Muhammad SAW. 

Dalam ceritanya, ada seorang sahabat, ketika menjadi imam shalat selalu membaca Al Ikhlas. Ia tidak pernah mengganti bacaan suratnya sehingga membuat sahabat lain yang menjadi makmum mengadukan hal ini kepada Rasulullah SAW. 

"Sanadnya dari mana, ada seorang sahabat imam ngimamin, sahabat lain jadi makmum, bacanya Al Ikhlas terus," ungkap Ustaz Adi Hidayat.

"Maka diadukan oleh makmum-makmum tadi kepada Nabi, Ya Rasulullah si fulan kalau ngimamin Al Ikhlas terus, Al Ikhlas terus, saya bosan dengarnya," jelas UAH.

Kendati demikian, aduan tersebut, orang yang imami pun dipanggil oleh Nabi Muhammad SAW.

"Maka dipanggil orang itu, diklarifikasi oleh Nabi, kenapa kamu baca Al Ikhlas terus," katanya

Setelah ditanya, imam itupun menjelaskan alasan membaca Al Ikhlas. Katanya, ia menilai makna dari ayatnya yang menerangkan sifat-sifat Allah sehingga ia mencintai surat Al Ikhlas. 

"Kata orang tadi, Ya Rasulullah, di Al Ikhlas itu ada sifat-sifat Allah sedangkan saya mencintai Allah, karena itulah saya senang surat Al Ikhlas," ungkap Ustaz Adi Hidayat.

"Maka turunlah jawaban dari Allah, disampaikan lewat Nabi, karena dia mencintai-Ku lewat sifat-Ku maka sampaikan kepadanya Aku pun mencintainya,maka sejak saat itu, dia konsisten dengan bacaan surat Al Ikhlas," terang UAH.

Sehubungan kisah tersebut, maka ia berpesan agar umat muslim, senantiasa juga berusaha untuk menghafal surah lainnya.

Sehingga tidak melulu atau selalu hanya membaca Surah Al Ikhlas selama ibadah di dunia. 

"Tapi info dia pun hafal Al Baqarah, hafal Ali Imron, bukan berarti yang hafal cuman Ali Ikhlas saja," pesannya.

Simak isi dari surat Al Ikhlas yang bisa dipahami, kalau mengandung sifat-sifat Allah SWT, disampaikan sahabat Nabi Muhammad SAW kala itu:

Berdasarkan Qur’an Kemenag: 

قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ

Qul huwallāhu aḥad(un).

Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad), “Dialah Allah Yang Maha Esa". 

اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ

Allāhuṣ-ṣamad(u).

Artinya: "Allah tempat meminta segala sesuatu".

لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ

Lam yalid wa lam yūlad.

Artinya: "Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan".

وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ 

Wa lam yakul lahū kufuwan aḥad(un).

Artinya: "serta tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya.” (klw)

Waallahualam 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:49
00:52
00:53
01:38
03:32
02:02

Viral