news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Uang Rupiah.
Sumber :
  • pixabay

Menolak Meminjamkan Uang pada Saudara Bagaimana Hukumnya? Ternyata dalam Islam Hal Itu...

Menolak meminjamkan uang kepada saudara bagaimana hukumnya dalam Islam? Simak penjelasan Buya Yahya berikut ini.
Senin, 29 September 2025 - 10:35 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Dalam ajaran Islam, umat muslim dianjurkan untuk saling membantu dan berbagi kebaikan, terutama kepada kerabat terdekat. 

Namun dalam praktiknya, kondisi tidak selalu berjalan mulus. 

Ada kalanya seseorang dihadapkan pada dilema ketika saudaranya sering meminjam uang tetapi belum melunasi pinjaman sebelumnya. 

ilustrasi uang
Sumber :
  • pexels.com/bangunstockproduction

 

Situasi seperti ini membuat sebagian orang enggan membantu kembali karena merasa dikecewakan.

Lalu bagaimana pandangan Islam terkait hal ini? Simak penjelasan Buya Yahya berikut yang disampaikan melalui kanal YouTube Al-Bahjah TV pada 8 Oktober 2021.

Dahulukan Kerabat, tapi Sesuai Kebutuhan

Buya Yahya menegaskan pentingnya mendahulukan membantu keluarga sebelum orang lain.

“Kalau ada seseorang berderma ke pondok pesantren, tapi dia membiarkan saudaranya terlantar, Nabi tidak mengajarkan seperti itu,” kata Buya Yahya.

Artinya, Islam mengajarkan agar kita memprioritaskan kerabat terlebih dahulu, namun sebatas pada kebutuhan yang benar-benar mendesak atau penting.

Potret Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al Bahjah TV

 

Melihat Kondisi yang Sebenarnya

Menurut Buya Yahya, saat ada saudara yang meminjam uang, kita perlu menilai dulu apakah ia memang betul-betul membutuhkan atau tidak.

“Dia benar-benar membutuhkan atau tidak,” tegas Buya Yahya.

Jika yang membutuhkan adalah anggota keluarga dekat atau anak-anaknya, maka bantuan tetap perlu diberikan, meski orang tuanya sering berbohong atau gagal melunasi pinjaman.

“Kalau Anda melihat, Anda tahu bahwa keponakan-keponakan Anda membutuhkan, terlepas orang tuanya berbohong atau tidak, harus dibantu,” kata Buya Yahya.

Cara Membantu Bisa Berbeda

Buya Yahya menyarankan, bantuan tidak selalu berupa uang. Bisa juga berupa barang sesuai kebutuhan mendesak.

Potret Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al Bahjah TV

 

“Kalau dia butuh makan, maka belikan beras, ikan dan sebagainya. Atau jika perlu Anda pesankan nasi bungkus setiap hari,” kata Buya Yahya.

Dengan cara ini, kita tetap menolong sesuai kebutuhan nyata tanpa khawatir uang digunakan untuk hal lain.

Memahami Kondisi Orang yang Kesulitan

Buya Yahya juga menjelaskan bahwa orang fakir seringkali tidak bermaksud berbohong, tetapi karena benar-benar tidak mampu membayar utang sehingga terpaksa berjanji. 

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:50
05:20
07:41
02:19
00:36
05:45

Viral