- iStockPhoto
Sering Mendengar Suara Adzan saat Tahajud Padahal Belum Waktu Subuh, Ada Tanda-tanda Apa?
Jakarta, tvOnenews.com - Fenomena sering mendengar suara adzan di tengah malam sering dirasakan umat Muslim. Bunyinya bahkan kerap muncul di waktu shalat Tahajud.
Padahal jika mengacu definisi pada shalat lima waktu, adzan merupakan panggilan untuk shalat. Muadzin akan mengumandangkannya setelah memasuki waktu Subuh hingga Isya.
Fenomena muncul suara adzan di waktu shalat Tahajud meski belum masuk waktu Subuh sering menimbulkan berbagai reaksi. Maka dari itu, fenomena ini harus dipahami secara imbang melalui pandangan Islam.
Pengasuh LPD Al-Bahjah, KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menyampaikan, kemunculan suara adzan di sepertiga malam memang membingungkan. Akan tetapi, bunyi itu merupakan bagian adzan shalat Subuh.
"Adzan Subuh ada dua. Sebelum Subuh itu disebut menjadi adzan shalat Subuh juga, itu terjadi sebelum masuk Subuh," ujar Buya Yahya dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, Selasa (20/1/2026).
Alasan Adzan Subuh Muncul di Waktu Tahajud
- pixabay
Ia menjelaskan, suara adzan di tengah malam adalah panggilan pertama dalam adzan Subuh. Ia memahami suara tersebut dinilai adzan ghaib.
Merujuk dari kitab Ihya Ulumuddin karya Al-Ghazali, para ulama menafsirkan kemunculan adzan ghaib itu memiliki konsep khathir atau lintasan hati.
Khathir merupakan lintasan pikiran yang muncul ketika orang mukmin sedang khusyuk menjalankan ibadah. Terutama fenomena ini sering muncul saat shalat sunnah malam.
Bagi Imam Al-Ghazali, lintasan bisikan itu bisa saja muncul dari diri sendiri. Selain itu, suara tersebut juga dapat muncul dari malaikat bahkan sekadar ingatan belaka.
Kemunculan suara ghaib tersebut menuntun seseorang semakin memperkuat dzikir dan amal saleh di pertengahan malam. Hal ini juga dapat mengarahkan agar orang mukmin yang bangun di tengah malam, senantiasa menjalankan shalat Tahajud.
"Untuk bertahajud," singkat Buya Yahya.
Buya Yahya mengatakan, adzan kedua sebagai tanda memasuki waktu Subuh. Tujuannya membangunkan orang mukmin untuk mempersiapkan ibadahnya.
"Baru setelah itu adzan Subuh," tegasnya.
Hadis Riwayat tentang Suara Adzan di Sepertiga Malam
Ada sejumlah hadis riwayat tentang fenomena kemunculan suara adzan di tengah malam. Salah satunya dari Abdullah bin Mas'ud RA yang menjelaskan adzan di tengah malam sebagai pengingat shalat dan persiapan puasa, Rasulullah SAW bersabda:
"Janganlah adzan Bilal menghalangi salah seorang kalian dari shaumnya, sesungguhnya dia adzan pada waktu malam untuk mengingatkan orang yang shalat malam kembali istirahat dan membangunkan orang yang tidur." (HR. Bukhari)
Aisyah Radhiyallahu 'anha juga meriwayatkan hadis tentang adzan di pertengahan malam. Tujuannya untuk menjalankan sahur, begini bunyinya:
"Sesungguhnya Bilal adzan pada waktu malam, maka makanlah dan minumlah sampai Ibnu Ummi Makrum adzan."
Melalui sejumlah hadis riwayat shahih, Buya Yahya menegaskan, adzan Subuh pertama terletak di waktu malam. Itu sangat membantu bagi umat Muslim meningkatkan amal ibadahnya.
"Kalau adzan Subuh, adzan yang pertama belum masuk waktu shalat," pesannya.
Melalui hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah RA, menjelaskan tentang keutamaan bagi orang tertentu mendengar suara adzan di waktu malam, Rasulullah SAW bersabda:
"Seandainya orang-orang tahu apa yang ada dalam adzan dan barisan pertama, kemudian mereka tidak mendapatinya kecuali dengan undian, niscaya mereka akan melakukan undian. Seandainya mereka tahu apa yang ada dalam bersegera dalam kebaikan niscaya mereka akan berlomba-lomba. Seandainya mereka tahu apa yang ada dalam shalat isya' dan subuh, niscaya mereka akan mendatanginya walaupun dengan merangkak." (HR Bukhari)
Buya Yahya mengingatkan untuk petugas atau muadzin yang mengumandangkan adzan. Setidaknya mereka sering-sering menggetarkan adzan Subuh pertama demi membangunkan orang Islam di sekitarnya.
"Maka, perlu itu (muadzin) masjid-masjid, musholah-musholah menghidupkan adzan pertama, adzan kedua baru di waktu Subuh," ucapnya.
Dalam penutupnya, Buya Yahya memahami suara adzan di pertengahan malam sering mengundang kekeliruan. Banyak umat Muslim menganggap suara itu sebagai tanda memasuki waktu Subuh.
"Ternyata masih belum (masuk waktu Subuh). Ini adzan yang pertama, adzan yang pertama itu sebelum Subuh ada, barulah nanti adzan kedua di waktu Subuh," paparnya.
(far/hap)