News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berbuat Maksiat di Malam Lailatul Qadar, Apakah Dosanya Setara 1000 Bulan? Begini Penjelasan Buya Yahya

KH Yahya Zainul Ma'arif atau Buya Yahya membahas keyakinan liar soal perbuatan maksiat dan kejahatan di malam Lailatul Qadar Ramadhan setara dosa seribu bulan.
Rabu, 11 Maret 2026 - 05:22 WIB
Ilustrasi mabuk-mabukkan sebagai perbuatan maksiat
Sumber :
  • iStockPhoto

Jakarta, tvOnenews.com - Malam Lailatul Qadar secara umum memiliki definisi sebagai salah satu malam paling mulia di bulan Ramadhan. Biasanya malam ini berlangsung selama sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan.

Dalam hal ini sejak malam ke-21, umat Islam mendapat anjuran untuk meningkatkan amal ibadah di sepuluh malam terakhir Ramadhan. Sebab, keistimewaannya mendapat pahala setara 1000 bulan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, tak sedikit dari mereka tidak memanfaatkan malam mulia ini. Banyak yang terang-terangan melakukan perbuatan maksiat sehingga diyakini mendapat dosa seribu bulan.

Ulama kharismatik KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjawab keyakinan tersebut. Menurutnya, pemahaman tersebut tidak boleh dipelihara oleh umat Islam.

"Jika ada orang yang bermaksiat di malam seribu bulan, itu apakah maksiatnya setara seribu bulan? Kita urusan dengan Dzat yang Maha Kasih," ujar Buya Yahya dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, Rabu (11/3/2026).

Buya Yahya  Ungkap Cara Allah SWT Hitung Kebaikan dan Maksiat di Malam Lailatul Qadar

Buya Yahya
Buya Yahya
Sumber :
  • YouTube Al Bahjah TV

Buya Yahya memaparkan, dosa dari orang melakukan maksiat di malam mulia ini jangan disamakan dengan ukuran keistimewaan dari kebaikannya.

Menurut Buya Yahya, kejahatan atau kemaksiatan bukan berarti mengarahkan pada jumlah dosa yang dianggap setara seribu bulan.

Ia menjelaskan, cara memperoleh keutamaan dari kebaikan. Allah SWT tentu menghitung pahala perbuatan amal salehnya setara seribu bulan.

"Allah Maha Kasih akan menghitung dari sisi kebaikan. Adapun kejahatan, apakah dihitung juga setara seribu kejahatan atau seribu bulan? Tidak," tegasnya.

Ia menegaskan, Allah SWT Maha Pengampun. Ia tidak bisa membiarkan pemahaman perbuatan kejahatan dicatat akan mendapat dosa seribu bulan.

Kata dia, pemahaman ini sangat keliru. Namun ia tidak bisa membenarkan perbuatan kejahatan dimanfaatkan di malam Lailatul Qadar.

Bagi pengasuh LPD Al-Bahjah, Cirebon itu, perbuatan maksiat sama saja gambaran tidak memperdulikan betapa dahsyatnya keutamaan malam Lailatul Qadar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Akan tetapi, apakah kejahatan malam itu menjadi sejahat-jahatnya kejahatan? Iya!," ucapnya.

Buya Yahya menyampaikan, gambara perbuatan maksiat sebagai pelaku kejahatan tidak hanya berlaku di malam Lailatul Qadar, tetapi juga untuk di malam-malam lain atau setiap waktu.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Begini Reaksi Jujur Pemain Hyundai Hillstate soal Popularitas Megawati Hangestri, Beri Pesan Khusus

Begini Reaksi Jujur Pemain Hyundai Hillstate soal Popularitas Megawati Hangestri, Beri Pesan Khusus

Popularitas Megawati Hangestri di Indonesia turut menarik perhatian rekan-rekan barunya di Hyundai Hillstate, yang mengungkapkan reaksi mereka dan beri pesan.
Meski Targetkan Juara, John Herdman Minta Suporter Timnas Indonesia Tetap Realistis di FIFA ASEAN Cup 2026

Meski Targetkan Juara, John Herdman Minta Suporter Timnas Indonesia Tetap Realistis di FIFA ASEAN Cup 2026

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, meminta suporter tetap realistis menjelang FIFA ASEAN Cup 2026. Ia mengingatkan bahwa membangun kekompakan tim dalam waktu singkat bukan perkara mudah.
Pesan Edhie Baskoro Yudhoyono ke Generasi Muda: Miliki Karya dan Bermanfaat Buat Bangsa

Pesan Edhie Baskoro Yudhoyono ke Generasi Muda: Miliki Karya dan Bermanfaat Buat Bangsa

Ibas ajak generasi muda Indonesia tidak berhenti pada pencapaian personal, tetapi menjadikan prestasi, kreativitas, dan platform yang mereka miliki sebagai kekuatan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan memajukan Indonesia.
Mas Bechi Bebas Bersyarat, LPSK Pantau Keamanan Saksi dan Korban

Mas Bechi Bebas Bersyarat, LPSK Pantau Keamanan Saksi dan Korban

Moch. Subchi Azal Tsani alias Mas Bechi, terpidana kasus kekerasan seksual di Jombang, bebas bersyarat. LPSK memantau kondisi dan keamanan saksi dan korban. 
Pakar Perhapi Rizal Kasli Ingatkan Mineral Terbatas: Tambang Ilegal Kuras Sumber Daya Rusak Lingkungan

Pakar Perhapi Rizal Kasli Ingatkan Mineral Terbatas: Tambang Ilegal Kuras Sumber Daya Rusak Lingkungan

Indonesia memiliki kekayaan mineral yang melimpah, mulai dari nikel, tembaga, emas, bauksit hingga batu bara. Namun, sumber daya itu bersifat terbatas sehingga
Gedung Nusantara III Parlemen: Dasco Tegaskan Bukan Menyatukan Kewenangan Tapi Menyatukan Arah Fiskal Moneter

Gedung Nusantara III Parlemen: Dasco Tegaskan Bukan Menyatukan Kewenangan Tapi Menyatukan Arah Fiskal Moneter

DPR RI memperkuat koordinasi dengan pemerintah, Bank Indonesia, OJK dan Danantara Indonesia melalui pertemuan yang dihadiri Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad

Trending

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Kabar Ombudsman sidak Lapas Cibinong, merupakan tempat Ferdy Sambo ditahan saat ini. Lantas bagaimana kondisinya sekarang? Simak penjelasan di bawah ini
Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler seputar pilar baru pengganti Megawati Hangestri hingga kehebohan sesi latihan tim. Berikut rangkumannya.
Timnas Indonesia Diakui Dunia, Pelatih Jerman Sampai Ketar-ketir Lihat Kualitas Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Mereka Sulit Dikalahkan

Timnas Indonesia Diakui Dunia, Pelatih Jerman Sampai Ketar-ketir Lihat Kualitas Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Mereka Sulit Dikalahkan

Kekuatan Timnas Indonesia mendapat pengakuan dari pelatih Bangladesh, Thomas Dooley. Ia menilai skuad Garuda kini menjadi tim yang sangat sulit dikalahkan.
Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Laga FIFA ASEAN Cup 2026, Imbau Penonton Jaga Ketertiban

Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Laga FIFA ASEAN Cup 2026, Imbau Penonton Jaga Ketertiban

Ribuan personel gabungan dikerahkan dalam rangka pelayanan dan pengamanan dua pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di GBK.
Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar surat pemberitahuan soal pemadaman internet yang akan terjadi pada 25-27 September 2026. Kemkomdigi memastikan informasi tersebut merupakan hoax.
Ferdy Sambo Disebut Lebih Aktif di Gereja Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar: Tidak Ada Temuan Eks Kadiv Propam Nikmati Fasilitas "Khusus"

Ferdy Sambo Disebut Lebih Aktif di Gereja Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar: Tidak Ada Temuan Eks Kadiv Propam Nikmati Fasilitas "Khusus"

Ditjenpas Jawa Barat menyebut tidak ada temuan atau informasi bahwa eks Kadiv Propam Polri menikmati fasilitas “khusus” di Lapas Kelas II A Cibinong, Kabupaten Bogor.
Polisi Dalami Kasus Video A Day in My Life, Keduanya Bersepakat buat Video Mesum Sejak Juli 2026

Polisi Dalami Kasus Video A Day in My Life, Keduanya Bersepakat buat Video Mesum Sejak Juli 2026

Media sosial sebelumnya dihebohkan dengan isu video mesum a day in my life. Keduanya diduga merupakan pasangan sesama jenis atau gay masih didalami kepolisian.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT