news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi shalat.
Sumber :
  • Pexels/Michael Burrows

Shalat, Yasin 3 Kali dan Air Doa di Malam Nisfu Sya'ban, Adakah Dalilnya? Ini Penjelasan Ustaz Khalid Basalamah

Melaksanakan shalat, baca Surah Yasin 3 kali hingga membawa air doa di malam Nisfu Sya'ban, adakah dalilnya? Ini penjelasan tegas Ustaz Khalid Basalamah.
Senin, 2 Februari 2026 - 03:15 WIB
Reporter:
Editor :

Artinya, shalat malam yang dilakukan tetap mengikuti tata cara shalat tahajud secara umum, tanpa tambahan niat atau bacaan tertentu yang tidak dicontohkan.

Ilustrasi puasa
Sumber :
  • Pexels/ Gül Işık

Puasa di Siang Hari Nisfu Sya'ban

Adapun terkait puasa, Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW memang dikenal memperbanyak puasa di bulan Sya'ban. 

Namun, puasa tersebut tidak diniatkan secara khusus sebagai puasa Nisfu Sya'ban.

“Siang harinya dianjurkan seseorang berpuasa karena Nabi SAW memperbanyak puasa di bulan Sya'ban. Tapi tidak diniatkan khusus puasa Nisfu Sya'ban,” jelasnya.

Jika bertepatan dengan puasa ayyamul bidh (tanggal 13, 14, dan 15), maka puasa tersebut tetap sah sebagai puasa sunnah yang umum, bukan puasa khusus Nisfu Sya'ban.

Ilustrasi Al-Quran
Sumber :
  • Pexels/Murad Khan

Membaca Surah Yasin Tiga Kali dan Air Doa

Tradisi membaca Surah Yasin tiga kali di malam Nisfu Sya'ban juga disoroti oleh Ustaz Khalid Basalamah. 

Ia menyebut bahwa tidak ada dalil shahih yang secara khusus menganjurkan amalan tersebut.

“Kalau masalah membaca Surah Yasin, ini tidak asing lagi di Indonesia. Yasin pindah rumah, Yasin orang mati, semua Yasin. Ditanya dalilnya, enggak ada dalil,” ujarnya.

Ia juga menyinggung hadis yang menyebut Surah Yasin sebagai jantung Al-Quran, yang ternyata berstatus lemah karena adanya perawi pendusta dalam sanadnya.

Begitu pula dengan praktik membawa air untuk didoakan secara khusus dengan bacaan tertentu, menurutnya, tidak pernah dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

Ajakan Memurnikan Ibadah

Ustaz Khalid Basalamah menutup penjelasannya dengan ajakan agar umat Islam kembali memurnikan ibadah sesuai tuntunan Nabi Muhammad SAW.

“Kalau kita mau mengaku pengikut Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam yang murni, maka tidak mengamalkan apa yang tidak dicontohkan oleh Nabi,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa Rasulullah SAW telah menyampaikan seluruh ajaran yang dibutuhkan umatnya sebelum wafat, sehingga tidak perlu menambah-nambah ritual ibadah.

“Jangan tambah-tambah agama. Biarkan dalam keadaan murni. Sedangkan yang murni saja sudah banyak yang kita tinggalkan, apalagi kalau ditambah-tambah,” pungkasnya. (gwn)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:18
01:01
01:52
05:54
07:49
05:37

Viral