- Ilustrasi AI
15 Hari Menuju Ramadhan 2026: 5 Bekal Penting yang Harus Disiapkan
- Pexels/Murad Khan
3. Bekal Ilmu, Agar Ibadah Tepat dan Prioritas
Beramal tanpa ilmu berisiko salah arah. Karena itu, bekal ketiga yang harus disiapkan adalah ilmu.
Ilmu akan membimbing seseorang untuk memahami mana ibadah yang menjadi prioritas dan mana yang sekadar rutinitas.
“Beramal harus pakai ilmu atau tidak? Harus. Orang yang Ramadhan-nya pakai ilmu dengan tanpa ilmu beda atau sama? Beda,” terangnya.
Menurutnya, orang yang berilmu akan tahu mana yang harus didahulukan, sementara yang tanpa ilmu sering terjebak pada kebiasaan, bukan pada hal yang paling utama dalam ibadah Ramadhan.
4. Bekal Harta, Memperluas Jalan Kebaikan
Ramadhan juga identik dengan kepedulian sosial. Oleh karena itu, harta menjadi bekal keempat yang perlu dipersiapkan.
Bukan untuk dihamburkan, tetapi untuk dibelanjakan di jalan Allah.
“Yang keempat, harta. Buat apa harta? Tadi saya singgung infak, sedekah,” kata Ustaz Hilman Fauzi.
Dengan harta, pintu pahala terbuka lebar melalui infak, sedekah, dan membantu sesama yang membutuhkan, terutama di bulan penuh keberkahan tersebut.
5. Bekal Hati, Membersihkan Diri Menyambut Kesucian Ramadhan
Bekal terakhir sekaligus penutup adalah hati. Ramadhan adalah bulan penyucian, dan tidak mungkin kesucian itu diraih jika hati masih dipenuhi iri, dengki, dan kebencian.
“Sebelum bertemu Ramadhan, bersihkan hati kita. Bagaimana mungkin kita bisa mendapatkan kesucian Ramadhan sedangkan hati kita masih kotor?” kata Ustaz Hilman Fauzi.
Membersihkan hati dengan saling memaafkan, meluruskan niat, dan mendekatkan diri kepada Allah menjadi langkah penting agar Ramadhan benar-benar mengubah diri kita menjadi pribadi yang lebih baik. (gwn)