news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi dzikir.
Sumber :
  • Istimewa

Dzikir Penting saat Sahur Agar Dipermudah Rezeki

Berikut ini dzikir penting saat sahur untuk mempermudah rezeki, dijelaskan oleh Ustaz Adi Hidayat.
Kamis, 5 Maret 2026 - 04:41 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Bulan Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga. 

Di dalamnya terdapat banyak waktu istimewa yang bisa diisi dengan amal terbaik. 

Salah satu waktu yang kerap terlewatkan adalah saat sahur, terutama beberapa menit menjelang Subuh. 

Pada momen inilah terdapat amalan sederhana namun berdampak besar bagi kehidupan dunia dan akhirat.

Dalam salah satu kajiannya, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa selain makan sahur yang dianjurkan Rasulullah SAW, ada dzikir penting yang seharusnya dihidupkan di waktu tersebut, yakni memperbanyak istighfar.

Ilustrasi sahur di bulan Ramadhan
Sumber :
  • Pexels/Thirdman

Sahur Bukan Sekadar Makan

Ustaz Adi Hidayat menerangkan bahwa waktu sahar adalah waktu singkat menjelang fajar, sekitar 15–30 menit sebelum azan Subuh. 

Segala aktivitas yang dilakukan di waktu itu disebut sahur.

Selama ini, banyak orang fokus pada makan sahur. 

Dari Abu Sa’id Al-Khudri RA, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Sahur sepenuhnya mengandung berkah. Maka itu, jangan kalian meninggalkannya meskipun kalian hanya meminum seteguk air karena Allah dan malaikat bershalawat untuk mereka yang bersahur." (HR Ahmad).

Namun menurut Ustaz Adi Hidayat, ada amalan lain yang justru sangat istimewa di waktu tersebut, yaitu istigfar.

“Ada satu amalan yang jarang terungkap, padahal amalan ini begitu penting. Bukan hanya mengantarkan kita pada cinta dan ridha Allah, tetapi juga menghadirkan berbagai kemudahan hidup, termasuk rezeki, ketenangan, dan solusi dari persoalan,” ujar Ustaz Adi Hidayat.

“Amalan itu adalah istighfar,” lanjutnya.

Ilustrasi berdoa
Sumber :
  • Ilustrasi AI

istighfar di Waktu Sahur dalam Al-Quran

Ustaz Adi Hidayat kemudian merujuk pada firman Allah dalam Surah Al-Quran, tepatnya pada Surah Ali Imran ayat 15 & 17. 

Dalam ayat tersebut, Allah menyebut ciri-ciri orang bertakwa, salah satunya orang-orang yang memohon ampunan di waktu sahar.

Menurut Ustaz Adi Hidayat, ini menunjukkan bahwa waktu sahur adalah waktu utama untuk memohon ampun kepada Allah.

“Ketika mereka ingin memohon ampunan kepada Allah, waktu yang paling utama diletakkan oleh Allah adalah di waktu sahar,” ujarnya.

Istighfar di waktu ini bahkan disejajarkan dengan sifat-sifat mulia lainnya seperti sabar (ash-shabirin), jujur (ash-shadiqin), khusyuk (al-qanitin), dan gemar berinfak (al-munfiqin).

Artinya, orang yang membiasakan istigfar di waktu sahur akan terdorong menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih khusyuk dalam ibadah, lebih jujur dalam keimanan, serta lebih ringan tangan dalam bersedekah.

Ilustrasi puasa
Sumber :
  • Pexels/ Gül Işık

Kunci Dimudahkannya Rezeki

Tak hanya itu, Ustaz Adi Hidayat juga mengutip Surah Nuh ayat 10–12, ketika Nabi Nuh AS menyeru kaumnya untuk memperbanyak istighfar.

QS. Surah Nuh ayat 10–12

Artinya: maka aku berkata (kepada mereka), "Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu, Sungguh, Dia Maha Pengampun, niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu, dan Dia memperbanyak harta dan anak-anakmu, dan mengadakan kebun-kebun untukmu dan mengadakan sungai-sungai untukmu." (QS. Nuh:10-12)

Menurutnya, ayat ini menjadi dalil bahwa istigfar memiliki korelasi dengan turunnya keberkahan rezeki.

“Kalau istigfarnya bagus, dekat dengan Allah, maka harta dititipkan. Dan harta itu menjadi instrumen ibadah, bukan sekadar kebanggaan,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa kekayaan bukan untuk menaikkan status sosial, melainkan amanah untuk mendekatkan diri kepada Allah. 

Jika tidak, bisa berubah menjadi istidraj, kenikmatan yang justru menjauhkan dari Allah.

Ilustrasi puasa Tasu'a dan Asyura
Sumber :
  • Pexels/Sami Abdullah

Cara Menghidupkan Waktu Sahur

Lalu bagaimana mengamalkannya?

Setelah selesai makan sahur dan sebelum Subuh tiba, isi waktu tersebut dengan istigfar yang tulus. 

Bukan sekadar ucapan di lisan, tetapi menghadirkan kesadaran atas dosa yang pernah dilakukan.

Ustaz Adi Hidayat menyarankan agar istigfar dilakukan dengan evaluasi diri:

- Istighfari pikiran yang keliru.
- Istighfari mata yang salah melihat.
- Istighfari telinga yang salah mendengar.
- Istighfari lisan yang pernah menyakiti.
- Hingga anggota tubuh lainnya.

Salah satu bacaan yang dianjurkan:

“Astaghfirullahal ‘azhim alladzi la ilaha illa huwal hayyul qayyum wa atubu ilaih.”

“Mohon ampun, minta ampun kepada Allah dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.

“Mudah-mudahan dengan itu hidup kita diberkahi, rezeki dimudahkan, hati didamaikan, dan Allah rida kepada kita.”

Menggapai Takwa Lewat Istighfar

Puasa bertujuan membentuk ketakwaan. Dan salah satu menu takwa itu, menurut Ustaz Adi Hidayat, adalah shalat malam dan istighfar di waktu sahur.

Jadi, sahur bukan hanya tentang asupan fisik untuk menguatkan tubuh berpuasa, tetapi juga momentum memperkuat ruhani. 

Jika ingin lebih dari sekadar kenyang, tambahkan istighfar di dalamnya.

Karena bisa jadi, di antara doa dan istighfar yang dipanjatkan menjelang fajar itu, tersimpan pintu rezeki, ketenangan hidup, dan ridha Allah SWT yang sedang dibukakan. (gwn)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:25
06:09
00:46
01:19
06:24
02:31

Viral