news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya.
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al-Bahjah TV

Challenge Hafalan Surah Al-Quran Berhadiah Miras? Begini Tanggapan Buya Yahya

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menyoroti kasus penistaan agama lewat challenge surah Al-Quran (Surah Ad-Dhuha) ditukar sebotol minuman keras (miras).
Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:15 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Ulama kharismatik KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya ikut menanggapi kasus penistaan agama melalui challenge hafalan surah Al-Quran berhadiah sebotol minuman keras (miras) yang viral beberapa waktu lalu.

Buya Yahya mulanya tidak ingin gegabah lebih dulu. Ia memilih husnudzon terkait kehebohan tantangan menghafal Surah Ad-Dhuha ditukar dengan hadiah minuman beralkohol dari sebuah brand.

"Yang pertama adalah kita husdnuzon dulu, tapi setelah itu ada ketegasan. Saya enggak ngerti bentuknya kayak apa. Memang kalau seandainya ada menunjukkan videonya orang itu bisa kebaca," ujar Buya Yahya dilansir tvOnenews.com dari Al Bahjah TV, Rabu (19/8/2026).

Ia menyinggung orang awam yang tidak memiliki ilmu pengetahuan terkait ketentuan dan batasan menyangkut seputar syariat agama Islam.

"Dia misalnya menuliskan nama Allah ada di bagian tubuhnya. Itu semula mungkin karena niat baiknya ingin fanatik dengan Islam, tapi telah salah karena tidak punya ilmu. Bisa jadi begitu," imbuhnya.

Tampang gadis baju putih di booth miras Newport
Sumber :
  • Threads/folkkonoha

Fenomena tersebut hampir serupa dengan kasus yang terjadi belakangan ini. Ia coba menilai tujuan pengajak atau pihak yang membuka sayembara menghafal Surah Ad-Dhuha ditukar miras.

"Apakah dia maksudnya ingin mengajak orang mungkin biar kenal agama, tapi dia kelas mabuk jadi orang-orang mabuk ingin diuji, mungkin niatnya benar tapi tetap itu adalah caranya salah," terangnya.

Ia melihat pihak-pihak yang terlibat berpotensi mengajak dan diajak untuk menumbuhkan kebaikan. Namun demikian, hanya keadaannya yang salah karena berhadiah miras.

Menurutnya, mereka belum memahami ilmu seputar ajaran agama Islam sehingga terjebak terjadinya kesalahan. Pihak yang terlibat justru masuk kategori telah melakukan penistaan agama.

"Jika yang satu lagi bukan tujuan baik hanya untuk main-main, itu adalah memainkan agama. Main-main tentang manusia aja enggak boleh, mencaci orang enggak boleh, lha ini agama tentu dosa besar di dalam Islam," lanjutnya.

Challenge Surah Ad-Dhuha kepada pengunjung dalam sebuah konser musik dengan menawarkan hadiah miras merupakan masuk kategori kejahatan. Hal ini menggorehkan hati umat Muslim khususnya di Indonesia.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:17
05:07
01:30
06:26
01:12
01:16

Viral